Tutup Tahun 2019; Saung Desa Gelar Mancing Bareng & Santunan

Tutup Tahun 2019; Saung Desa Gelar Mancing Bareng & Santunan

Karawang, SAHABATMANCING.COM – Saung Desa Big Fish Strike menutup kalender tahun 2019 dengan menggelar Mancing Bareng Ikan Mas & Santunan Anak Yatim, di kolam pemancingan Saung Desa, Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/12). Tak kurang dari 378 pemancing ikut ambil bagian dalam event mabar nyimas yang dihelat serentak di lima kolam secara terpisah tersebut.

Sekitar 378 pemancing dari berbagai komunitas mancing di Jabodetabek maupun perorangan kumpul bersama dalam event Mancing Bareng Ikan Mas & Santunan Anak Yatim, di Saung Desa BFS, Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/12). Dalam event ini dilakukan juga kegiatan bakti sosial dengan memberikan santunan bagi 40 anak yatim setempat. (Dok: SAHABATMANCING/Heksa R.P)

Saung Desa menyiapkan lima kolam pemancingan ikan Mas miliknya sebagai arena mancing bareng bagi 378 peserta yang datang. Sebelumnya, para peserta harus mendaftar ulang untuk mendapatkan pin nomor urut peserta dan juga undian nomor lapak serta kolam yang akan digunakan.

Masing-masing kolam memiliki jumlah peserta yang berbeda mengingat perbedaan luas dan juga lapak yang tersedia. Namun hal itu tak jadi pembeda dari acara mancing bareng ini, karena total lima kuintal ikan mas disebar secara merata di masing-masing kolam.

Seperti yang diutarakan oleh Alhe Amrullah selaku ketua panitia, jika lima kuintal ikan mas yang disebar memang dipersiapkan untuk meramaikan event mabar nyimas tersebut. Menurutnya acara mancing bareng ini lebih mengedepankan aksi bakti sosial dan juga kegiatan dari, oleh, serta untuk pemancing.

“Lima kuintal ikan Mas itu sudah termasuk yang babon, jadi memang kami siapkan khusus untuk event mancing bareng dan santunan anak yatim ini. Peserta yang mendapatkan ikan Mas juga boleh untuk membawa pulang tangkapannya,” ujar pria yang akrab disapa dengan Alhe Elang itu kepada SahabatMancing.com, (15/12).

Ratusan peserta berlomba-lomba untuk menjadi yang paling unggul dalam gelaran mancing bareng ikan mas di kolam pemancingan Saung Desa.

Lebih lanjut, di sela-sela acara mancing bareng, pihak panitia juga menyerahkan santunan kepada sekitar 40 anak yatim berupa uang tunai dan juga perlengkapan sekolah. Santunan ini diberikan secara simbolis oleh Haji Nur Salim selaku pemilik dari Saung Desa Big Fish Strike.

“Semoga santunan yang dberikan dapat bermanfaat bagi adik-adik yang menerima. Saya haturkan rasa terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang mendukung kegiatan santunan ini, khususnya kepada Saung Desa dan juga sponsor dari Aneka Raya Pancing yang mendonasikan sebagian dari hasil penjualannya,” tambah Alhe.

Haji Nur Salim bersama anak-anak yatim yang mendapatkan santunan dalam acara mancing bareng bersama Saung Desa.

Acara mancing bareng sendiri berakhir pada pukul 12:00 siang waktu setempat. Peserta yang mendapatkan ikan terberat didata oleh panitia untuk kemudian ditimbang untuk menentukan juara dari masing-masing kolam. Sehinga masing-masing kolam memunculkan juara 1, 2, dan 3 yang berhak atas hadiah berupa uang tunai.

Para juara utama dari masing-masing kolam yang diberikan hadiah uang tunai senilai Rp1 juta.

Di luar hadiah bagi juara dari masing-masing kolam, para peserta juga tidak sedikit yang mendapatkan undian berhadiah diundi oleh panitia. Hadiah yang dibagikan bermacam-macam, mulai dari aksesoris pancing, jersey, joran, reel, alat-alat elektronik, hingga grandprize satu unit sepeda motor matic.

Saat pengundian hadian grandprize utama, keluar sebagai peserta yang paling beruntung adalah Dwi Yuono dengan nomor urut 250. Peserta asal Cikarang ini terpilih atas hadiah grandprize berupa satu unit sepeda motor Mio 125 cc.

“Saya merasa sangat senang sekali karena bisa dapat hadiah utama sepeda motor. Motor ini saya akan gunakan untuk kegiatan sehari-hari dan juga sebagai kenang-kenangan hadiah dari Saung Desa. Terima kasih Saung Desa, semoga kedepannya makin sukses selalu,” pungkas peserta yang menggunakan nama lapak Pa Wiro tersebut.

Dwi Yuono saat penyerahan secara simbolis hadiah grandprize utama oleh Haji Nur Salim, selaku owner Saung Desa Big Fish Strike. (Dok: SAHABATMANCING/Heksa R.P)
Chat