Strike 2 Gelar Fun Casting Bersama 40 Castinger di Pulau Damar

Strike 2 Gelar Fun Casting Bersama 40 Castinger di Pulau Damar

Jakarta, SAHABATMANCING.COM – Dunia Pancing Gunung Sahari dengan membawa brand Strike 2 menggelar event Fun Casting di pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (2/2). Bersama sekitar 40 castinger, dalam event ini Strike 2 mengajak para peserta untuk mengeksplorasi setiap sudut pulau yang terletak di teluk Jakarta itu dengan teknik casting dan peranti ultralight.

Para peserta berpose bersama sebelum kegiatan fun casting dimulai yang diselenggarakan di pulau Damar, Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu, 2 Februaru 2020. (Dok: SAHABATMANCING/Heksa R.P)

Event Fun Casting bersama Strike 2 di pulau Damar, menjadi agenda kedua yang diselenggarakan oleh Dunia Pancing Gunung Sahari. Sebelumnya pada medio 2017, DPGS juga pernah menghelat acara serupa di tempat yang sama bersama sekitar 30 castinger. Mengulang kesuksesan tersebut, pada 2 Februari 2020 terselenggara event Fun Casting dengan keikutsertaan sekitar 40 castinger.

Jumlah peserta yang cukup terbatas ini memang diakui oleh Bonang Zen Zen, selaku Staff Dunia Pancing Gunung Sahari sebagai upaya untuk membuat suasana acara terasa lebih akrab dan menjaga kenyamanan kegiatan mancing.

“Selain itu kami membatasi peserta agar lebih mudah untuk mengkordinir acara. Faktor keselamatan dan kenyamanan peserta kami utamakan agar kegiatan mancing yang diselenggarakan tetap berjalan lancar sejak berangkat dari dermaga sampai kembali ke darat,” ujar Bonang kepada SahabatMancing.com, (2/2).

Lebih lanjut, kondisi itupun dimanfaatkan oleh para peserta untuk mengeksplorasi pulau Damar yang sunyi dari aktifitas manusia. Sebagian besar peserta menyisir setiap pesisir pulau mulai dari area dermaga, bibir pantai terbuka di bagian selatan, sampai di area hutan bakau di sisi utara pulau Damar.

Sebagian peserta yang rela turun (ngoyor) hingga menyelami ombak setinggi pinggang dewasa demi bisa mencapai spot yang diinginkan.

Meski cuaca sedang tidak bersahabat kala acara fun casting berlangsung, namun hal tersebut tak mengendurkan semangat peserta untuk mengunggah tangkapan. Guyuran hujan deras dan terpaan ombak jadi rintangan yang perlu dilalui oleh para castinger untuk bisa mendapatkan hasil yang optimal.

Pasalnya sebagian peserta rela untuk turun ke bibir pantai dan menerjang ombak setinggi pinggang dewasa agar bisa sampai menuju spot-spot potensial. Dengan mengaplikasikan teknik mancing casting, para peserta mencoba memikat penghuni karang-karang dangkal pulau Damar dengan umpan artificial lure seperti: minnow, microjig, softlure hingga spoon.

Sejak kegiatan fun casting dimulai pada pukul 07:00 pagi waktu setempat, tak sedikit peserta yang merasakan sensasi sambaran dari ikan-ikan di bawah air. Namun sebagian yang berhasil diangkat hanya ikan-ikan Kerapu berukuran kecil yang kemudian dirilis kembali untuk menjaga ekosistem yang ada.

Hingga waktu mancing berakhir pada siang hari, ada satu peserta yang sukses mendapat sambaran di tengah-tengah deburan ombak yang berkecamuk. Adalah Muhammad Farizan yang berhasil menaklukan ikan Kuwe kecil berbobot 700 gram, saat matahari mulai menunjukan sinarnya tepat di atas kepala.

Angler asal Bintaro itu sukses mendapat sambaran baby GT di tengah deburan ombak yang menggulung di sebalah utara pulau Damar.

Farizan (kiri) bersama rekannya usai berhasil mendaratkan baby GT yang berhasil diunggah di sisi utara pulau Damar.

“Kebetulan saya sudah berkeliling pulau, namun feeling saya menilai di spot yang ombaknya menggulung jadi spot yang memiliki rating strike paling baik. Makanya saya fokus di sana, dan alhamdulilah bisa dapat baby GT,” tukas Farizan seusai didapuk sebagai juara utama.

Atas raihannya tersebut, Faizan berhak atas hadiah utama peranti pancing berupa reel Daiwa Revros LT 1000 XH.

Chat