Pemancing Surabaya Antusias Dengan Shimano Open House

Surabaya, SAHABATMANCING.COM – Shimano kembali menyapa para pegiat mancing di Surabaya melalui pameran alat pancing bertajuk Shimano Open House di Grand City Mall & Convex, Diamond Room 1 & 2, Minggu (14/7). Usai tiga tahun absen di Kota Pahlawan, gelaran pada 2019 ini menjadi pameran tersukses yang pernah diadakan di sana.

Suasana pameran alat pancing Shimano Open House di Grand City Mall & Convex, Surabaya. Foto: Dokumentasi Shimano.

Hariwanli Suparta, Penanggung Jawab Shimano Open House menyebutkan, pemilihan Surabaya tidak terlepas dari banyaknya permintaan dari para pemancing di sana untuk kembali menggelar pameran ini. Setelah sebelumnya tidak sebaik tiga tahun lalu, kali ini dirinya mengaku puas atas meningkatnya baik jumlah pengunjung maupun segi penjualan.

“Selama absen di Surabaya, kami bersafari ke Yogyakarta dan Semarang. Dibandingkan dengan kedua kota tersebut, Surabaya tetap unggul dari segala aspek, baik dari segi pengunjung maupun penjualan khususnya pada open house terakhir kemarin, lebih dari 30%” jelas Hariwanli.

Berbeda dengan gelaran di kota lain, Surabaya memiliki antusias pengunjung yang mayoritas adalah pemancing, sesuai dengan target panitia sebelumnya. Pandangan mata dari Hariwanli, pengunjung yang hadir tersebut didominasi wajah-wajah baru.

Aneka joran Shimano menjadi peranti utama yang banyak diburu oleh pemancing di sana, khususnya saltwater. Hal ini dipicu kemungkinan mancing di laut lebih banyak dilakukan orang-orang di Surabaya dibandingkan di freshwater. “Ketersediaan spot mungkin menjadi salah satu kendalanya,” tambah pria yang akrab disapa Alip itu.

Untuk memenuhi kebutuhan pemancing terhadap fenomena mancing berperanti ringan (ultralight fishing), khususnya di Surabaya, pihak Shimano tetap berfokus terhadap penyediaan ril ukuran 500-1000. Sebab menurut Alip, untuk penjualan joran pihaknya mengaku masih terkendala kian banyaknya para rod builder lokal yang mampu memenuhi pasar di Indonesia.

“Rasanya (menyaingi rod builder) akan sulit. Mereka mungkin punya kreatifitas dan kemudahan mencari material untuk membuat joran. Namun akan sulit membuat ril karena tak mampu dibuat secara individu. Ditambah pabrikan seperti Shimano menjual teknologi yang disematkan di produknya. Saya rasa ril Shimano sudah banyak digunakan para pegiat UL,” tegas Alip.

Selain produk peranti ringan, pada tahun ini Shimano juga melahirkan produk terbarunya berupa ril yang diperkenalkan pada open house di Surabaya, diantaranya; Shimano Stradic FL, Vanquish, Stella 2019. Setelah Surabaya, kota Bandung menjadi persinggahan Shimano Open House berikutnya pada 25 Agustus mendatang. Jika sesuai rencana, lokasi rutin tahun-tahun sebelumnya di Harris Hotel & Convention, Festival Citylink, Bandung.