Outfest 2019; Menyatukan Kegiatan Luar Ruang Dalam Satu Tempat

Jakarta, SAHABATMANCING.COM – Gelaran Indonesia International Outdoor Festival (II Outfest) resmi dibuka di lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta, Kamis (1/8). Pameran bertemakan kegiatan luar ruang ini akan berlangsung selama empat hari, mulai dari 1-4 Agustus 2019. Sebagai pembeda, pada edisi kali ini bidang olahraga mancing mulai diperhitungkan untuk bersanding dengan ratusan pemain outdoor lainnya.

Booth SAHABATMANCING ikut mengisi gelaran pameran II Outfest 2019. Dunia olahraga mancing mulai dilirik sebagai aktifitas outdoor yang dapat didaulat sebagai potensi wisata petualangan. (SAHABATMANCING/Heksa R.P)

II Outfest 2019 resmi dibuka di lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta, Kamis (1/8). Tahun ini merupakan edisi Outfest ketiga yang diselenggarakan di Jakarta. Sebelumnya, pameran outdoor ini sudah pernah singgah di Golf Center Senayan, Balai Sidang Gelora Bung Karno, dan terakhir di Lapangan Aldiron Pancoran.

Dengan mengusung konsep The Outdoor Adventure Journey, Outfest 2019 terfokus kegiatan luar ruang yang terfokus pada pengembangan wisata petualangan. Terhitung sekitar 150 exhibitor dan 100 komunitas outdoor dari empat negara; Nepal, Selandia Baru, Malaysia dan Indonesia ikut ambil bagian dalam event ini.

Tidak hanya terpaku pada satu bidang kegiatan saja,II Outfest juga mencakup banyak kegiatan luar seperti;pendakian gunung (mountaineering), penelusuran goa (caving), offroad,  perahu kayak, down hill, diving, selancar, paralayang, dan yang terbaru adalah mancing (fishing).

Olahraga mancing kini mulai dilirik sebagai bagian dari kegiatan outdoor yang memiliki nuansa petualangan. Terlebih banyak daerah juga mulai mengandalkan event mancing sebagai agenda wisata tahunan pemerintah daerah.

Agenda pameran Oufest 2019 yang digelar di lapangan Aldiron, Pancoran, Jakarta.

Seperti yang diungkapkan oleh Asisten Deputi Wisata Alam dan Buatan Kementerian Pariwisata, Alexander Reyaan, jika wisata petualangan merupakan perpaduan antara aktivitas di luar ruang dan potensi wisata yang bisa dikembangkan.

“Sekitar 53 persen wisatawan di Indonesia baik domestik maupun mancanegara merupakan generasi milenial. Mereka ini punya kebutuhan wisata yang spesifik dan perlu diakomodasi dengan paket-paket wisata petualangan, termasuk paket wisata berpetualang di alam bebas Indonesia,” ujar Alexander, saat jumpa pers di Gedung Sapta Pesona Kemenpar, (22/7).

Untuk itu, kegiatan mancing bisa didapuk sebagai paket wisata yang dapat mendulang pengunjung, khususnya bagi pegiat olahraga luar ruang. “Saat ini jumlah wisatawan petualangan baik dalam dan luar negeri mencapai 1,4 juta pengunjung. Target kami, dari 20 juta wisatawan di 2019, 20%-nya (2 juta orang) merupakan wisatawan petualangan,” tambahnya.

Seperti diketahui, sudah banyak event turnamen mancing di Indonesia yang diselenggarakan dengan skala nasional maupun internasional. Mulai dari Kasal Cup, Turnamen Berau, sampai piala Presiden. Peserta turnamen tidak hanya datang dari dalam negeri saja, tapi juga dari mancanegara.

Pada pameran Outfest 2019, olahraga mancing tidak hanya datang sebagai peserta pameran semata, tapi juga hadir dalam sebuah talkshow yang akan diselenggarakan pada hari ketiga, Sabtu (3/4). Talkshow mancing akan diisi oleh Lastioyo Kusumo selaku Ketua Maguro Fishing Team Indonesia, dan Anjas Asmara selaku ketua forum pemancing Indonesia, IFT Forum.

Mereka akan mengulas konsep acara mancing yang bisa dipadukan dengan kegiatan camping, yaitu Cast and Camp yang pernah diselenggarakan oleh Maguro di berbagai daerah di Indonesia.