Relokasi Ikan Lebih Mudah Dengan Teknologi ‘Meriam Ikan’

Jakarta, SAHABATMANCING.COM – Kegiatan relokasi ikan kini lebih mudah dilakukan dengan bantuan perkembangan teknologi. Sebuah perusahaan asal Amerika Serikat, mampu menciptakan sebuah teknologi terkini berupa ‘meriam ikan’, yang mampu memindahkan ikan dari satu titik ke titik lain dalam waktu hitungan detik. Seperti apa rupa teknologi tersebut?

Perusahaan asal Amerika Serikat, Whoosh Innovation menciptakan teknologi yang mampu merelokasi ikan secara efisien dan cepat dalam hitungan detik. (Dok/Wisdom Land)

Bila melakukan pemindahan ikan secara konvensional dari satu tempat ke tempat yang lain, mungkin kita membutuhkan waktu yang panjang dan sumber daya yang banyak. Namun dengan perkembangan teknologi yang semakin mutakhir, kini relokasi ikan jadi lebih mudah dengan bantuan teknologi fish canon.

Sebuah perusahaan asal negeri paman sam, Whooshh Innovation, menciptakan alat khusus untuk relokasi ikan secara efisien baik dari segi waktu maupun tenaga kerja yang dibutuhkan. Alat ini diberi nama sesuai dengan brand sang produsen yaitu Whooshh Fish Transport System. Secara konsep, teknologi ini mampu menghisap ikan serta meluncurkan ikan dari satu titik ke titik lainnya secara tubing.

Dengan menggunakan prinsip fisika yang dipadukan dengan matematika, secara otomatis ikan akan terdorong melalui tabung untuk sampai ke tujuan tanpa membutuhkan air sama sekali. Gaya dorongan itu berasal dari tekanan sebesar 1-2 PSI untuk memindahkan ikan secara cepat.

Seperti dilansir dari Sciencetimes, secara penelitian sistem tekanan rendah ini tidak menyebabkan kerusakan pada sisik, mata, sirip atau bagian ikan lainnya. “Mereka hanya meluncur karena pada dasarnya tidak ada gesekan dalam tabung,” kata CEO Whoosh Vince Bryan lll.

Pengaplikasian alat ini pun dipamerkan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Whoosh Innovation di kanal Youtube. Dalam video tersebut, seseorang mampu memindahkan ikan dari perairan di bawah bendungan ke perairan atas bendungan secara cepat. Sebelum penemuan ini, pemindahan ikan bisa memakan waktu sebanyak satu hari, tetapi sekarang prosesnya hanya membutuhkan beberapa detik.

Kecepatan rata-rata perjalanan ikan melalui whoosh fish system transport mencapai 18 mil atau 29 km per jam. Kecepatan perjalanan ikan ini bisa disesuaikan jika relokasi dilakukan di ruangan terbatas. Alat ini dilengkapi dengan sensor yang memperlambat ikan sebelum keluar dari tabung. Kemudian untuk kapasitas bobot ikan, alat ini mampu mendorong ikan yang direlokasi mencapai berat 34 pon atau 15 kg.

“Prosesnya jauh lebih mudah daripada metode lama yang perlu melibatkan forklift dan lebih banyak waktu. Kini seakan langit adalah batasnya,” tutup Eric Kinne, koordinator reformasi pembenihan untuk Departemen Ikan dan Margasatwa wilayah Washington, Amerika Serikat.