Polda Sumsel Akan Gelar Pallawa Fishing Tournament 2017

Polda Sumsel Akan Gelar Pallawa Fishing Tournament 2017

Bagikan:

Dalam memperingati hari Bhayangkara ke-71 yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2017 nanti, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan berencana menggelar turnamen mancing bertajuk Pallawa Fishing Tournament (PFT) 2017. Turnamen mancing berskala nasional ini akan diselenggarakan pada tanggal 7 Mei 2017 mendatang di perairan Sulawesi Selatan.

Suasana dermaga Polair Polda Sulawesi Selatan, Kamis (7/4). (dok. Kabid Propam Polda Sulawesi Selatan, Kombes Tri Atmodjo)

Ketua Panitia PFT 2017, Komisaris Besar Polisi Tri Atmodjo mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuka pendaftaran peserta dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat. Responnya pun cukup besar, tidak hanya dari pegiat mancing di Makassar, namun calon peserta juga direncanakan akan hadir dari luar provinsi.

“Ini sudah mulai pendaftaran, sudah banyak yang tanya terkait kegiatan ini dan kita juga terus sosialisasikan. Permintaan formulir pun datang dari sekitar Makassar, Bulukumba, Pangkep, Kendari, Sorong, Jayapura, dan Jakarta. Untuk target (peserta) sebanyak-banyaknya terutama dari nelayan-nelayan kita,” jelas┬áKabid Propam Polda Sulawesi Selatan itu saat dihubungi melalui pesan singkat, Rabu (26/4).

Turnamen mancing ini pendaftarannya gratis dan terbuka untuk umum dengan membuka dua kelas, yakni kelas profesional dan tradisional. Untuk kelas profesional dapat diikuti maksimal 4 orang setiap timnya dan peserta diwajibkan memberikan rekaman video (HD) saat strike sampai ikan naik untuk bukti saat penimbangan. Sementara bagi kelas tradisional, diikuti maksimal 2 orang tiap timnya serta diwajibkan memberikan foto dengan telepon genggam saat strike sampai ikan naik.

Peserta dari kelas profesional wajib mengaplikasikan metode mancing sport fishing yang artinya, peserta wajib menggunakan piranti modern dengan teknik mancing trolling, jigging, popping dan casting. Berbeda dengan kelas profesional, panitia membebaskan peserta dari kelas tradisional dalam penggunaan teknik pada perlombaan nanti.

Tri mengatakan, lokasi perlombaan diadakan di perairan laut Sulawesi Selatan dengan titik keberangkatan kapal dari Markas Komando (Mako) Polair Polda Sulawesi Selatan dan kembali lagi di Mako untuk melakukan penimbangan. Panitia membebaskan peserta untuk memilih spot yang digunakan dalam turnamen nanti dengan potensi ikan antara lain spesies Tuna, Kerapu, Kakap, Lamuru, Kuwe hingga Marlin.

Spot terserah pemancing, kita hanya batasi waktu saja. Spot-spot mancing di perairan Makassar bervariasi dengan kedalaman spot mulai dari 30-200 meter,” ujar Tri. Sementara untuk mengamankan jalannya turnamen mancing, panitia akan menurunkan pasukan sebanyak 100 personel petugas kepolisian.

Tri menjelaskan, turnamen ini ditujukan untuk memperkenalkan wisata laut Sulawesi Selatan dan sebagai ajang silaturahmi antara sesama pegiat mancing di Indonesia. Selain itu diharapkan mampu terjalin kerjasama antara masyarakat dengan Polri untuk ikut bersama menjaga kelestarian laut dari perusakan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

“Harapannya (atas kegiatan ini) kita bersama bisa lestarikan kekayaan alam laut di Sulsel secara manusiawi, dalam artian kita kelola kekayaan alam laut dengan menjaga kelestarian lingkungannya agar terjaga sampai ke depan anak cucu kita nanti,” tutup Tri. – LP

Bagikan:

Leo Permana

Author

Chat