Melestarikan Ruang Publik Kota Lewat Festival Danau Sunter

Melestarikan Ruang Publik Kota Lewat Festival Danau Sunter

Bagikan:

Festival Danau Sunter tidak hanya diramaikan oleh aksi Menteri KKP, Susi Pudjiastuti yang bertanding olahraga air dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno. Diluar itu, danau yang berada di bilangan Jakarta Utara tersebut, juga berhasil memukau ribuan pasang mata akan transformasi Danau Sunter yang dilakukan oleh berbagai dinas terkait di Jakarta. Seperti apa perubahan yang hadir di Danau Sunter?

Sejumlah pengunjung tengah menikmati wisata air yang tersedia di Danau Sunter. Pemda DKI menggelar Festival Danau Sunter sebagai langkah awal merevitalisasi sejumlah ruang terbuka publik yang ada di Jakarta. (SAHABATMANCING/Heksa R.P)

25 Februari 2018, Festival Danau Sunter digelar di Danau Timur Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kegiatan ini diinisiasi oleh Wakil Gubernur Sandiaga Uno yang menjawab tantangan Menteri Kelautan & Perikanan (KKP), Susi Pudjiastuti, yang menantang Pemda DKI untuk mempercantik danau di Jakarta seperti danau di Jenewa, Swiss pada November 2017 silam.

Bentuk jawaban tantangan Wagub Sandi adalah menantang balik Menteri Susi untuk bertanding cabang olahraga air di Danau Sunter yang telah dipercantik oleh dinas-dinas terkait DKI. Uno, sapaan akrab Wagub Sandi juga siap terjun langsung ke dalam danau untuk membuktikan kualitas Danau Sunter aman untuk diselami.

Uno tak beretorika semata, dengan dua bulan persiapan setelah Menteri Susi memberikan tantangan, Danau Sunter berhasil disulap dari danau kumuh menjadi danau cantik yang segar dipandang.

Berbagai perbaikan dan peremajaan area danau dilakukan, mulai dari mengeruk endapan lumpur dari dasar danau, membangun turap disebagian sisi danau, menyediakan dermaga apung, membersihkan tepian danau dari bangunan semi permanen dan kolam pemancingan liar, hingga membangun trotoar dan jalur pedestrian yang langsung menghadap ke tepiaan danau.

Perbaikan ini langsung mengubah wajah danau sunter menjadi lebih apik dan memukau puluhan ribu pengunjung yang hadir langsung ke Festival Danau Sunter. Mereka memadati setiap sudut di tepian danau untuk mengabadikan momen langka di ruang terbuka publik Jakarta.

Dalam pertandingan race olahraga air itu, Wagub Sandi berenang bebas melawan Menteri Susi yang menggunakan Paddleboarding atau Paddling. Lintasan yang ditempuh oleh dua pejabat teras itu mengitari perairan danau sunter sepanjang 1 kilometer.

Aksi menteri KKP, Susi Pudjiastuti saat lomba adu cepat dengan Wagub DKI, Sandiaga Uno dalam gelaran Festival Danau Sunter, Minggu (25/2). (Dok/Humas KKP)

Meski pada akhirnya Menteri Susi keluar sebagai pemenang, dan Wagub Sandi mesti menunaikan janjinya untuk merevitalisasi danau-danau di Jakarta, namun kedua pejabat ini tetap menunjukan persahabatan yang erat dan meminta masyarakat untuk menjaga dan merawat danau sunter agar tetap asri,

Gubernur DKI, Anies Baswedan, Menteri KKP, Susi Pudjiastuti, dan Wakil Gubernur, Sandiaga Uno tengah berpose sesaat sebelum lomba adu cepat dalam gelaran Festival Danau Sunter dimulai.

“Saya mengapresiasi pihak Pemda DKI yang telah memperbaiki danau sunter, walaupun masih ada beberapa kekurangan tapi saya pahami peran Walikota Jakarta Utara sudah maksimal. Dengan adanya kegiatan seperti ini bagus sekali, karena membawa satu misi membangun wilayah air dan juga kewisataan menjadi satu bagian ekonomi pembangunan,” ujar Menteri Susi sesusai lomba, Minggu (25/2).

Ia juga berharap, agar tidak hanya Jakarta, tapi seluruh pemerintah daerah di Indonesia bisa ikut serta membersihkan danau dan pantai di wilayah mereka. “Terimakasih saya ucapkan kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini. Terimakasih atas apresiasi, rasa hormat, rasa sayang anda semua kepada Jakarta,” tutupnya. – HRP

Bagikan:
Chat