Aksi Gerakan Makan Ikan Di Bogor Torehkan Rekor Muri

Aksi Gerakan Makan Ikan Di Bogor Torehkan Rekor Muri

Bagikan:

Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) bersama Dinas Pertanian Kota Bogor menggelar kampanye Gerakan Makan Ikan (Gemarikan) di pusat kota Bogor, Jawa Barat. Bukan hanya sekadar kampanye, dalam program Gemarikan ini dihelat festival kuliner ikan yang menampilkan 680 resep olahan ikan yang disajikan di sepanjang jalur pedestrian Kebun Raya Bogor. Tak ayal aksi yang dikomandoi oleh Yane Ardian selaku Ketua Forikan kota Bogor itu diganjar penghargaan Rekor Muri.

Walikota Bogor, Bima Arya, memamerkan salah hidangan olahan ikan yang berhasil ia racik bersama pakar kuliner kawakan Sisca Soewitomo di ajang Gerakan Makan Ikan oleh lembaga Forikan Bogor. (Dok/Humas Pemkot Bogor)

Minggu, 24 September 2017, Lapangan Sempur yang terletak di sebelah Kebon Raya Bogor dipadati oleh ribuan pengunjung yang ingin turut serta dalam aksi Gerakan Makan Ikan. Sebanyak 1000 siswa juga ikut ambil bagian dalam kampanye yang dimulai dengan senam pagi tersebut. Kemudian acara utama dilanjutkan di sepanjang pedestrian lingkar Kebun Raya Bogor yang menampilkan 640 olahan ikan dari berbagai resep.

Olahan ikan yang disuguhkan tak melulu hanya dimasak layaknya makanan yang dihidangkan sebagai lauk di meja makan, tapi juga terdapat beberapa olahan dengan bentuk camilan, cake hingga mentega dengan bahan dasar ikan. Sebut saja, olahan seperti rolade tenggiri, patty ikan lele, kerupuk lele, biskuit butter coklat lele, pizza sarden keju, kwetiaw sarden, tom yum sarden, sarden pete horror, Lasagna ikan, dan juice bunga teleng.

Lalu ada olahan berbahan dasar rumput laut seperti; dodol rumput laut, pastry, stik bawang rumput laut dan donat. Seluruh hidangan olahan laut ini berjejer apik di atas meja sepanjang 600 meter. Seluruh hidangan ini tak hanya diolah oleh pihak Forikan saja sebagai penyelenggara, tapi juga berkat kerjasama dengan berbagai elemen masyarakat dan 68 kelurahan di Kota Bogor dan sekitarnya.

Tidak hanya dari kelompok masyarakat, untuk menambah nilai istimewa dari olahan ikan yang dihidangkan bagi warga Bogor ini. Beberapa hotel setempat menerjunkan chef terbaiknya untuk turut meracik beberapa olahan ikan yang akan disajikan. Tak pelak racikan dari chef ini menghasilkan hidangan mewah seperti Labu Kuning Ikan Patin Kukus.

Dalam rilis resmi Humas Pemkot Bogor, Yane Ardina Bima Arya selaku Ketua Forikan kota Bogor mengungkapkan, tujuan kegiatan ini selain mengajak warga untuk lebih mengkonsumsi ikan juga untuk mengedukasi masyarakat khususnya para ibu agar lebih kreatif lagi untuk mengolah ikan. Tak salah lewat kampanye ini, Forikan kota Bogor diganjar penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia atas prestasi menghadirkan Sajian Jenis Masakan Terbanyak dari Ikan.

Ketua Forikan Bogor, Yane Ardian menerima piagam penghargaan dari perwakilan Museum Rekor Indonesia atas prestasi Sajian Jenis Masakan Terbanyak dari Ikan. (Dok/Faiz)

“Kami mendorong sektor usaha untuk berkreasi dalam memproduksi olahan ikan, agar masyarakat semakin tertarik untuk makan ikan,” ujar Istri dari Walikota Bogor, Bima Arya itu yang dilansir dari Antaranews.com.

Seperti diketahui, Forikan Indonesia yang bernaung di bawah Kementerian Kelautan dan Perikanan, secara rutin menggelar gerakan kampanye Gemarikan yang melibatkan seluruh komponen bangsa di berbagai penjuru daerah di Indonesia. Saat ini konsumsi rata-rata daging ikan Indonesia per kapita terhitung masih rendah, hanya 41 kg per tahun. Kondisi ini masih jauh dari negara-negara tetangga seperti Malaysia (70 kg), Singapura (80 kg) dan Jepang (100 kg).

Bagikan:
Chat