Menteri Susi Imbau Market Place Perketat Penjualan Alat Setrum

Jakarta, SAHABATMANCING.COM – Menteri Kelautan & Perikanan, Susi Pudjiastuti mengimbau kepada penyedia layanan toko online (market place), agar memperketat penjualan produk alat tangkap tak ramah lingkungan seperti setrum. Menurutnya di era industri 4.0 seperti sekarang, alat tangkap merusak seperti setrum dapat sangat mudah diperdagangkan di jaringan dunia maya.

Menteri KKP, Susi Pudjiastuti saat memberikan sambutan dalam agenda Marine and Fisheries Business and Investment Forum di Jakarta, Kamis (12/9). DOK: KKP

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri KKP, Susi Pudjiastuti dalam agenda Marine and Fisheries Business and Investment Forum di Jakarta, Kamis (12/9). Dalam sambutannya, Menteri Susi berpesan kepada platform market place yang ada di Indonesia, agar tidak menjual produk-produk yang tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh pemerintah.

Ia menyebutkan komoditi yang dilarang diperjualbelikan diantaranya adalah biota flora dan fauna yang dilindungi seperti: terumbu karang, benih lobster, dan hewan-hewan yang masuk kategori terancam punah lainnya. Selain itu, secara gamblang ia juga melarang alat tangkap setrum yang dapat merusak ekosistem perairan untuk diperjualbelikan.

“Dengan digitalisasi, saya harapkan jangan sampai yang dijual adalah alat setrum ikan yang bikin sumber ikannya hancur, dan juga menghancurkan sumber mata pencaharian pencari ikan sendiri,” tegas Menteri Susi dihadapan peserta forum yang hadir, (12/9).

Lebih lanjut, ia juga menuturkan, jika pemerintah dalam hal ini KKP tidak akan tinggal diam untuk terus memberikan pendampingan dan sosialisasi tentang komoditas yang boleh diperjualbelikan maupun yang dilarang diperdagangkan.

Untuk itu, menteri yang dikenal dengan slogan “tenggelamkan” itu, mengingatkan kepada jajarannya untuk terjun ke lapangan dan mengontrol langsung di lapangan agar perdagangan alat tangkap setrum bisa diredam.

Dilain kesempatan, beberapa penyedia layanan jual beli online juga telah buka suara terkait dengan protes yang dilayangkan oleh Menteri KKP. Diantaranya adalah Tokopedia dan Bukalapak yang sudah merespon untuk menghapus akun-akun penjual serta pelapak yang menjual alat tangkap illegal fishing.

“Saat ini, kami telah mengambil tindakan untuk memastikan produk yang dimaksud tidak lagi tersedia di platform Tokopedia,” kata VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, dalam keterangan tertulis, Rabu (13/3).

Dalam pantauan di kedua situs jual beli online terbesar di Indonesia tersebut, saat berita ini ditulis hampir tidak ditemukan produk alat penyetrum ikan ketika mencari dengan kata kunci “alat setrum ikan”. Namun ada beberapa komponen kelistrikan setrum ikan seperti inverter yang masih dijual dengan kata kunci berbeda.

Hasil pencarian kata kunci “alat setrum ikan” yang nihil produk.

“Tim Bukalapak telah menurunkan produk-produk terkait illegal fishing dan sudah mencabut penjualan alat setrum ikan. Kami juga siap berkoordinasi dengan pemerintah terkait adanya oknum penjual yang memanfaatkan lamanya untuk menjual barang terlarang,” jelas Head of Corporate Communication Bukalapak, Intan Wibisono, dalam keterangan tertulisnya.

Masyarakat umum juga bisa ikut berperan aktif untuk meredam aksi illegal fishing dan praktik penangkapan ikan tak ramah lingkungan. Dengan cara melaporkan/report akun-akun penjual alat setrum agar bisa ditindaklanjuti oleh pihak pegelola situs.