Lebih Dari 1400 Pemancing Ramaikan Jambore Angler Nusantara

Pekalongan, SAHABATMANCING.COM – Dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara dan hari Kelautan Nasional, komunitas Batik Angler Perjuangan (Baper) menggelar event Jambore Angler Nusantara, di pesisir pantai PPNP, Pekalongan, Jawa Tengah, (7/7). Sekitar 1400 peserta dari 125 komunitas mancing se-Jawa, Madura hingga Palembang ikut serta dalam agenda mancing Barramundi tersebut.

Deretan para peserta yang mengikuti event Jambore Angler Nusantara. (Dok/Panitia)

Event Jambore Angler Nusantara digelar di kawasan wisata bahari Pelabuhan Perikanan Nasional Pekalongan (PPNP), Jawa Tengah, Minggu (7/7). Lebih dari seribu pemancing dari berbagai komunitas di Jawa, Madura, sampai Palembang memadati wilayah pantai utara Pekalongan tersebut.

Serupa dengan event-event mancing yang digelar di kawasan Pantura, target Barramundi menjadi tajuk utama dalam kegiatan Jambore Angler Nusantara. Maka tak heran bila mayoritas peserta dihadiri oleh komunitas Barramania dari berbagai daerah.

Kendati dibanjiri ribuan pemancing dalam waktu yang bersamaan, namun jalannya acara tetap berlangsung aman dan meriah mengingat PPNP merupaka lokasi wisata yang dapat menampung sampai belasan ribu pengunjung.

Seperti yang diungkapkan oleh Rifqi Abdul Hamid, selaku panitia, jika pihaknya tak menyangka bila event Jambore Angler Nusantara bisa mendapat antusias besar dari ribuan pemancing baik di dalam maupun luar Pekalongan. Padahal sebelumnya, hingga batas akhir pendaftaran pada 15 Juni silam baru sekitar 500 peserta yang terdata di meja panitia.

“Awalnya kami sempat pesimis karena publikasi event sudah dari enam bulan sebelumnya tapi peserta yang mendaftar tidak sesuai target kami. Namun ternyata sampai hari H acara, masih banyak yang ingin mendaftar sampai melebihi kuota. Bahkan kami sampai tidak tega menolak puluhan calon peserta karena kehabisan tiket. Alhamdulilah luar biasa,” ujar Rifqi kepada SahabatMancing.com, (10/7).

Riuh peserta yang mengikuti event Jambore Angler Nusantara hingga meluber ke tanggul pemecah ombak yang menjorok ke lepas pantai.

Lebih lanjut, pada akhirnya event ini mampu menghimpun banyak komunitas dari berbagai daerah selaras dengan tema besar yang diangkat yaitu Jambore Angler Nusantara.

“Suatu kebanggan bagi kami, khususnya komunitas Baper dapat dipercaya oleh ribuan pemancing untuk menggelar event ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang pemersatu para angler se-Nusantara,” tambah pria yang menjabat sebagai bendahara tersebut.

Dilanda Cuaca Buruk

Jalannya event Jambore Angler Nusantara sendiri bukannya tanpa aral. Di tengah-tengah gelaran turnamen mancing, mendadak angin berhembus kencang dan menimbulkan gelombang yang cukup tinggi di pesisir pantai. Bahkan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekalongan memberikan instruksi kepada panitia untuk menghentikan acara sementara sampai cuaca dirasa membaik.

“Karena menyangkut dengan keselamatan peserta akhirnya kami hentikan acara pada pukul 10:00 pagi. Kami memanggil perwakilan komunitas untuk bermusyawarah terkait dengan dihentikannya acara ini, alhamdulilah keputusan tersebut diterima secara penuh oleh peserta,” terangnya.

Sebagai konsekuensinya, pihak panitia mengubah hadiah utama satu unit mobil Ayla dan menambah satu unit motor menjadi grandprize bagi para peserta. Keputusan ini diambil sebagai pelipur lara bagi peserta yang tak dapat mengikuti lomba secara penuh.

“Sejatinya sudah banyak peserta yang berhasil mendaratkan target Barramundi, bahkan pada satu jam pertama sudah landed 9 ekor. Namun karena untuk mengobati kekecewaan para peserta akhirnya kami turunkan hadiah utama menjadi grandprize yaitu satu unit mobil Ayla,” pungkasnya.

Hingga akhirnya keluar lima peserta terbaik yang masuk podium juara dan satu peserta peraih grandprize mobil Ayla. Ia adalah Udin Pangsit dari komunitas Rambo Pekalongan yang berhak memboyong mobil pabrikan Daihatsu tersebut.

Dian Nathan, peserta asal Kendal yang menjadi ajwara dalam event Jambore Angler Nusantara 2019. (Dok/Panitia)
JUARA NAMA PESERTA BERAT IKAN (kg) KOMUNITAS
Terberat 1 Dian Nathan 0.515 KENDAL
Terberat 2 Angga 0.461 JAKARTA
Terberat 3 Wa Udin 0.415 CIREBON
Terberat 4 Ade 0.391 BAK TEGAL
Terberat 5 Kapet  0.355 WAC WELERI