Komunitas Mancing Tanah Bumbu Kompak Galang Bantuan Bagi Korban Banjir

Tanah Bumbu, SAHABATMANCING.COM – Sejumlah komunitas mancing di kabupaten Tanah Bumbu, secara serentak menggalang bantuan bagi korban banjir yang melanda beberapa wilayah di provinsi Kalimantan Selatan, (15/6). Beberapa komunitas yang tergabung dalam perkumpulan Peduli Alam Tanah Bumbu ini, menyerahkan bantuan berupa bahan makanan, paket sembako, hingga kebutuhan ibu dan anak untuk diserahkan langsung kepada korban banjir.

Komunitas Fishing 7 Februari tengah menyalurkan bantuan berupa paket sembako untuk didistribusikan kepada korban banjir. Bersama perkumpulan Peduli Alam Tanah Bumbu, sejumlah komunitas mancing ikut menggalang bantuan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana banjir yang melanda tiga kabupaten di Kalimantan Selatan. (Dok/F7F)

Berbagai komunitas mancing dari Batulicin Fishing Community (BFC), Satria Team, dan Fishing 7 Februari (F7F), menyerahkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di sejumlah desa di kabupaten Tanah Bumbu. Mereka yang tergabung dalam perkumpulan Peduli Alam Tanah Bumbu tersebut, sebelumnya menggalang dana ke seluruh lapisan masyarakat untuk kemudian dihimpun dan diserahkan kepada korban banjir.

Bantuan yang diserahkan berupa bahan makanan dan kebutuhan ibu dan anak untuk diserahkan ke posko pengungsian dan dapur umum, serta paket sembako untuk diserahkan langsung kepada korban banjir yang tetap bertahan di rumah.

Bantuan berupa bahan makanan dan kebutuhan ibu dan bayi diberikan oleh komunitas yang tergabung ke dalam Peduli Alam Tanah Bumbu ke posko pengungsian. (Dok/Peduli Alam Tanah Bumbu

“Hasil sumbangan donatur yang kami himpun, diberikan ke klub mancing untuk mereka konversikan dalam gerakan bantuan bencana banjir di wilayah mereka berasal. Kami berikan dalam tiga tahap, pertama ke Batulicin (BFC), lalu kedua ke Satria Team dalam bentuk bahan makanan dan kebutuhan bayi serta wanita, dan fase ketiga kami transfer dana Rp750 ribu kepada F7F,” ujar Fuad Annas selaku kordinator Peduli Alam Tanah Bumbu kepada SahabatMancing.com, (16/6).

Lebih lanjut, untuk fase terakhir, pihaknya memberikan dalam bentuk uang tunai sebagai bentuk dukungan atas gerakan penggalangan bantuan yang dilakukan F7F secara mandiri. “Mereka turun langsung ke lapangan untuk menggalang dana, sekaligus mengkoversikannya dalam bentuk paket sembako untuk diberikan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Qori Hamita selaku ketua komunitas F7F menuturkan, jika hasil dari penggalangan bantuan seluruh elemen masyarakat terkumpul dana total Rp5.337.000. Kemudian dana tersebut dikonversikan menjadi sekitar 100 paket sembako yang didistribukan langsung ke rumah-rumah korban banjir.

Paket sembako yang diserahkan langsung kepada masyarakat yang terkena dampak bencana banjir. (Dok/F7F)

 “Terima kasih kepada semua donatur, semoga menjadi ladang amal bagi kita semua dan bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir,” ujar Qori dalam keterangan resminya di media sosial.

Seperti diketahui, bencana banjir yang melanda tiga kabupaten di Kalimantan Selatan, termasuk Tanah Bumbu, sudah terjadi sejak seminggu terakhir atau Sabtu (8/6) pasca lebaran. Seperti dilansir dari Kumparan, setidaknya 686,5 hektar pertanian di 8 kecamatan di Tanah Bumbu terendam banjir dan memaksa sekitar lebih dari 1331 kepala keluarga mengungsi dari tempat tinggalnya.