Kapolres Semarang: Kopdar Castinger Dijadikan Momen Pererat Polri-Pemancing

Ambarawa, SAHABATMANCING.COM – Kepala Kepolisian Resort Semarang, AKBP Adi Sumirat menyebutkan kegiatan Kopdar Castinger Se-Indonesia yang diadakan di Danau Rawapening, Sabtu-Minggu (27-28/7) bisa dijadikan sebagai momentum sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya pemancing.

PENEBARAN BENIH IKAN TAWES SEBANYAK 20 RIBU EKOR OLEH KAPOLRES SEMARANG, AKBP ADI SUMIRAT (KANAN) DIDAMPINGI KETUA PUSAT FORCASI, WIWIM KUSWORO (KIRI). FOTO: FB IRWAN CHIKA.

Antusias pemancing yang hadir dari beberapa wilayah di Indonesia sebanyak lebih dari 800 orang membuat pihaknya memberikan apresiasi tinggi.

“Secara pribadi saya mengapresiasi Forcasi sebagai induk organisasi castinger yang telah menyelenggarakan (Kopdarnas) di Kabupaten Semarang pekan lalu. Dukungan kami berikan tentu dengan beberapa maksud, salah satunya dalam rangka memitrakan Polri dan masyarakat berkaitan dengan HUT Bhayangkara ke-73,” jelas Adi kepada Sahabatmancing.com via telepon, Senin (29/7).

Kedua, lanjut dia, pihaknya ikut ambil bagian dalam Kopdarnas ini untuk rangka melestarikan alam, karena konsep yang ditawarkan pihak panitia menurutnya sangatlah positif. Konsep yang dimaksud adalah tidak adanya konsentrasi pengambilan ikan, namun justru menebar benih ikan dengan harapan ikan yang ada di danau Rawapening itu bisa lestari.

Berdasarkan informasi dari panitia di lapangan, sebanyak 20 ribu ekor ikan tawes ditebar di danau Rawapening di sela acara Kopdar oleh Kapolres Semarang didampingi Ketua Forcasi, Wiwim Kusworo.

Kampanye lingkungan juga disampaikan Adi melalui Kopdarnas ini dan mengajak para pemancing untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam. Salah satunya memberantas tindak perusakan perairan seperti strum dan racun karena kian mengancam ekosistem.

“Sejauh ini memang, pihak kami di Polres Semarang belum menangani (kasus perusakan lingkungan). Namun bukan berarti kami berdiam diri. Kami melalui Babinkamtibmas Polsek harus terus melakukan penyuluhan,” tegas Adi.

Sejauh ini menurutnya, setiap daerah memiliki peraturan dan cara tegas guna menghentikan ruang gerak oknum perusak perairan darat.

Kegiatan mancing dengan tingginya antusias peserta membuat pihak Polres Semarang berencana akan kembali menggelar kegiatan serupa. Wacana tersebut tidak menutup kemungkinan karena kegiatan serupa Kopdar ini bisa dijadikan ajang penyuluhan dan kemitraan Polri dengan masyarakat.

Kopdar Castinger Se-Indonesia baru saja digelar di Danau Rawapening, Sabtu-Minggu (27-28/7). Sebanyak lebih dari 800 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia hadir untuk menjalin silaturahmi antar pemancing dan mengikuti lomba untuk memperebutkan Piala Kapolres Semarang.