How To: Memasang Kail untuk Umpan Sportfishing

How To: Memasang Kail untuk Umpan Sportfishing

Bagikan:

Berikut ini beberapa cara memasang kail pada umpan hidup untuk sportfishing. Posisikan kail sebagaimana yang ditampilkan pada gambar.

Langkah 1 : Umpan hidup dengan bagian tubuh bulat seperti sarden cocoknya menggunakan dua kail. kail pertama dipasang pada badan umpan, sementara kail yang satunya dijadikan sebagai cadangan yang memungkinkan ikan buruan tersangkut pada kail tersebut.
Langkah 2 : Ketika akan menurunkan umpan, usahakan posisi ujung mata kail dikaitkan ke badan ikan dan ujung mata kail menghadap ke depan sehingga ikan tidak tertarik mundur oleh pemancing. Perhatikan saat mengaitkan kail agar posisinya ujung mata kail berada pada titik teratas.
Langkah 3 : Bila menggunakan pemberat pada umpan hidup, maka kail harus dikaitkan pada bagian bawah badan agar ikan tetap bisa leluasa bergerak.
Langkah 4 : Umpan hidup yang cocok untuk berburu ikan tuna Sirip kuning dan ikan-ikan predator lainnya. Salah satu keuntungan menggunakan umpan ini ialah kuat untuk tetap hidup dalam waktu yang lama.
Langkah 5 : Umpan yang dijahit menggunakan benang tidak mudah terlepas dibandingkan hanya menggunakan kail. ikat benang tersebut ke kail kemudian salah satu sisi benangnya masukkan ke dalam jarum.
Langkah 6 : Ikan todak merupakan ikan yang sulit untuk dijadikan umpan hidup. jahit benang ke bagian belakang tubuh ikan kemudian diikat pada kail.
Langkah 7 : Buatlah simpul seperti pada gambar.
Langkah 8 : Jahitan dan metode umpan yang digunakan sangat berguna saat memancing ikan-ikan perenang cepat seperti ikan pelagis. dengan kecepatannya, ikan pelagis mampu menarik keluar kail dari umpan. Banyak pemancing yang tidak mengetahui kondisi ini dimana umpan hidup terlepas dari kail.
Bagikan:
Chat