Daus Separo Juarai Maguro Calamari Challenge

Jakarta, SAHABATMANCING.COM – Seniman peran dan pelawak, Muhammad Firdaus atau yang akrab disapa Daus Separo rupanya ikut meramaikan perlombaan mancing cumi bertajuk Maguro Cast & Bro Calamari Challenge di Pulau Cipir, Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu-Minggu (14-15 Desember 2019). Perlombaan menjadi istimewa ketika Daus sukses menjadi juara pertama. Bagaimana cerita Daus hingga bisa menjadi juara?

Daus Separo (kanan) menerima hadiah juara pertama Maguro Cast & Bro Calamari Challenge yang diserahkan oleh Pembina MFT, Lastiyo Kusumo usai berhasil mendapatkan cumi dengan berat 310.4 gram. Sahabatmancing.com/Rico Prasetio

Ketika perlomobaan dibuka, seperti peserta lainnya, Daus masih sibuk mempersiapkan peranti dan umpan eging terbaik lalu kemudian memulai kegiatan mancingnya di tepian pulau. Sisi timur Pulau Cipir atau Khayangan menjadi awal mula Daus melakukan eksplorasi mancingnya pada malam hari.

“Karena mancing cumi dilakukan dengan merendam tubuh di air laut (ngoyor), terlebih pada malam hari, persiapan harus dilakukan dengan benar. Tubuh tak boleh dalam kondisi tanpa makan, tak boleh kosong, karena angin kencang juga air laut dingin,” tegas Daus.

Selain itu, sepatu boot, kaus kaki panjang ditambah penerang kepala (headlamp) akan membantu pemancing cumi menjaga keselamatannya saat ngoyor. Hal ini menurut Daus adalah faktor dasar dan penting persiapan keselamatan yang harus dilakukan.

Setelah berkeliling ke setiap sudut spot di Cipir, akhirnya tiba lah Daus di sisi barat pulau. Daus melempar squid jig-nya ke laut, tak lama kemudian, joran miliknya tiba-tiba melengkung. Dengan perlahan, umpan terus ditarik hingga akhirnya didapatkan seekor cumi berukuran besar tersangkut di umpannya.

“Ketika ditimbang pukul 20:22 WIIB, beratnya 310.4 gram. Agak tidak menyangka karena cepat sekali terjadi,” cerita Daus. Ketika umpan terasa disambar, pemancing memang harus lebih bersabar agar cumi yang terkait kail tidak terlepas.

Daus Separo dengan cumi hasil pancingnya.

Malam belum berakhir, perlombaan masih belum selesai, cumi-cumi hasil tangkapan para peserta masih terus terkumpul di meja penjurian, namun belum juga ada hasil tangkapan yang melewati perolehan Daus.

Sampai tiba pada pukul 05:00 atau pertanda perlombaan usai, belum ada yang mampu menyaingi Daus dalam mendapatkan cumi hasil pancingnya. Setelah rekapitulasi data, panitia memastikan juara pertama diperoleh Daus dan ia berhak menerima hadiah joran eging Maguro Squidos 262, ril Maguro Zender 1000 serta senar PE Maguro Azayaka G-Fluo 0.6 beserta piala.

“Ini serba pertama kali. Pertama kali saya ikut perlombaan mancing, pertama kali saya punya joran dan peranti cumi, dan pertama kali berhasil juara. Sebetulnya tidak mengharapkan juara banget ya, lebih ke upaya silaturahmi antar pemancing aja, tapi Alhamdulillah ternyata rezeki dapat juara satu,” ujar Daus.

“Sebetulnya event ini (saya) diajakin sudah dari lama oleh teman saya, jadi persiapan waktunya memang benar-benar spesial untuk event ini,” tutup Daus.

Ia juga menyampaikan Maguro sebagai produsen alat pancing ternama agar kedepannya bisa lebih sukses dan lebih intens menggelar kegiatan serupa karena sarat akan hal-hal positif di dalamnya.