Apa pertimbangan dalam pemilihan mini popper untuk spot freshwater?

Pemakaian umpan artifisial mini popper tentu memerlukan beberapa faktor, diantaranya keseimbangan piranti, dimulai dari penggunaan ukuran joran yang tentunya cenderung lebih lentur agar akurasi lemparannya bisa maksimal dan dapat mendukung pengaplikasian action mini popper ketika diretrieve.

Mini popper panjang 3-6 cm yang berat maksimal 7 gram akan lebih ideal pada joran ukuran 1-3 lbs. Sementara joran ukuran 3-6 lbs akan nyaman menggunakan mini popper 6-8 cm dengan berat maksimal 10 gram.

Sebab mini popper dengan ukuran joran yang digunakan (ultralight) lebih cenderung menargetkan ikan-ikan berbobot kecil, namun juga tidak menutup kemungkinan ikan-ikan besar dapat menyambar umpan.

Pemakaian mini popper dengan spesifikasi action lurus serta cipratan air (splash) mempunyai peluang strike lebih tinggi dibandingkan pemakaian jenis lure lainnya yang memiliki karakter gerakan naik turun dan zig-zag kanan kiri karena menyebabkan ikan predator luput sambarannya.

Pada karakteristik spot berarus, pengaplikasian mini popper harus ditarik (jerk) secara perlahan dan hati-hati agar actionnya tetap maksimal. Karena bila tidak, umpan rentan tenggelam.

Untuk mencegah mini popper agar tidak loncat saat dijerk, kita juga bisa menambahkan skirt/bulu-bulu pada mata kail (double/treble hook). Skirt/ bulu juga bisa menjadi daya tarik tersendiri karena kilatan dari warnanya bisa mengundang predator untuk menyambarnya.

H. Bisri Zaeni

Dedikasinya terhadap dunia mancing di Indonesia, khususnya casting membuat banyak pemancing menghormatinya sebagai salah satu pelopor komunitas Mancing Maniac di Jawa Tengah.