Apa faktor pemilihan leader pada peranti ultralight fishing?

Pemilihan leader untuk ultralight biasanya dipengaruhi dari beberapa faktor diantaranya target ikan, lokasi mancing dan kepercayaan diri. Idealnya, ukuran leader satu sampai dua kali kekuatan senar utama (mainline) dengan panjang 30-150 cm. Jika menggunakan mainline ukuran 6 lb, maka kekuatan leader “maksimum” 12 lbs. Tapi ini bukan patokan baku.

Beberapa pegiat ultralight ada yang menggunakan leader di atas 12 lbs karena beberapa faktor, diantaranya target ikan yang besar, lokasi mancing yang ekstrem dan juga peningkatan kepercayaan diri terutama untuk pemula. Penggunaan leader yang lebih besar bukan tanpa kendala, karena besarnya ukuran leader dan sambungan (knotting) yang tebal akan menyulitkan senar keluar mulus melalui cincin joran dan mempengaruhi jarak lempar.

Hal ini lebih terasa jika menggunakan lure ringan di bawah 3 gram. Selain itu, pergerakan lure (action) akan lebih sulit didapatkan karena leader besar dari umpan. Gunakan leader setepat mungkin agar keseimbangan peranti tetap terjaga. Penggunaan leader ukuran kecil dan lebih halus cenderung memperbesar peluang strike dan memberikan sensitifitas tinggi ketika meladeni perlawanan ikan.

Contoh; tarpon, nila atau hampala yang panjangnya tak lebih dari 30 cm sudah cukup menggunakan leader maksimal 6 lb dengan diameter maksimal 0.25 mm. Sementara bobot ikan lebih besar dan bergigi tajam seperti kakap, gabus, kuro, bandeng serta ikan karang macam kerapu baiknya menggunakan leader lebih besar di atas 6 lbs. – Rahman Sutopo

Rahman Sutopo

Sejak 2017 menjadi salah satu admin grup publik facebook Ultralight Angler Indonesia yang menjadi media berkomunikasi pegiat ultralight fishing di Indonesia beranggotakan 21 ribu lebih anggota.