Pekalongan Siap Gelar Turnamen Barramundi Nasional 2017

Kabupaten Pekalongan terpilih sebagai tuan rumah penyelenggaraan Open Turnamen Barramundi Nasional pada 23-24 September 2017. Dalam event ini, tepian Sungai Singkarang (Pencongan) sepanjang 2 kilometer, disulap menjadi arena spot mancing bagi para peserta untuk memburu spesies Barramundi. Piala Bupati Pekalongan menjadi ganjaran bagi peserta yang berhasil mendaratkan ikan buruan utama dan menjadi kampiun dalam ajang turnamen nasional tersebut.

Tepian Sungai Singkarang (Pencongan) di Pekalongan, tengah disiapkan untuk menjadi lokasi spot mancing dalam turnamen Barramundi Nasional 2017 (Dok/ Alif)

Dipilihnya kota batik ini sebagai tuan rumah bukaan tanpa alasan. Selain untuk meningkatkan potensi wisata mancing di kota Pekalongan, rangkaian festival Barramundi Nasional ini digelar bertepatan juga dengan perayaan hari ulang tahun perdana komunitas Boncoss Barramundi Pekalongan.

Berbagai persiapan tengah dilakukan baik dari pihak panitia, maupun oleh para pegiat komunitas mancing setempat untuk mendukung jalannya turnamen Barramundi Nasional di kota Pekalongan. Diantaranya membenahi kawasan tepian Sungai Pencongan yang menjadi arena spot mancing para peserta, sampai menanamkan rumpon sebagai media ikan-ikan untuk berkumpul.

Menurut Alif Sugihartono selaku salah satu panitia, jika Pemkab Pekalongan juga sangat berperan dalam persiapan agenda turnamen mancing skala nasional itu. Bahkan lanjutnya, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, sampai turun langsung ke lapangan dan menerjunkan jajarannya untuk membantu menyiapkan sarana dan prasarana, demi kenyamanan serta keamanan para peserta yang akan memancing di wilayah pemerintahannya tersebut.

“Berkat Bapak Bupati sampai turun alat berat dan dump truk untuk pembebasan lahan di sekitar spot mancing. Sebelumnya itu lahan perkebunan tebu, kami bersihkan agar bisa menjadi satu lahan untuk parkir, tenda penginapan dan seluruh sarana untuk peserta. Karena eventnya malam jadi mengantisipasti agar tidak ada ancaman hewan yang membahayakan,” ujar Alif kepada SahabatMancing.com Sabtu (2/9).

Lebih lanjut dalam laporannya, untuk sarana dan prasarana persiapannya sudah mencapai 80% lebih. Bahkan untuk fitur safety first, panitia juga akan menyediakan satu mobil ambulance milik puskesmas yang terletak tidak jauh dari lokasi spot. Kemudian dari segi pendaftaran, peserta sudah bisa mendaftar sampai 16 September 2017 mendatang.

“Sampai saat ini (2 September, Red) untuk peserta lokal sudah ada 300 orang yang mendaftar. Kalau untuk yang luar kota kurang lebih sudah ada 500 orang. Kami tidak membatasi kuota pendaftaran. Intinya kami akan menampung peserta sampai batas akhir pendaftaran. Merek cukup menyiapkan biaya pendaftaran senilai Rp80 ribu yang sudah termasuk makan, minum dan kaos,” ujar panitia pendaftaran bagi peserta dari luar kota tersebut.

Ia meyakinkan, lokasi spot mancing Sungai Pencongan bisa menampung hingga 2 ribu peserta. Nantinya peserta juga bisa bebas memancing di dua tepian sungai yang berlokasi dekat dengan jembatan pantura dan jalur double track Jakarta-Surabaya itu. Secara teknis, Alif juga menjabarkan jika turnamen mancing akan dimulai pada hari Sabtu (23/9) pukul 21:00 malam, dan berakhir pada pukul 09:00 keesokan harinya.

Seperti biasa, kampiun juara akan dipilih dari induk Barramundi terberat yang berhasil didaratkan. Dua unit sepeda motor dan sejumlah uang tunai juga dipersiapkan bagi kampiun yang berhasil mendapat juara pertama, kedua dan ketiga.

Untuk info pendaftaran bisa menghubungi: Alif Sugihartono (MMC) – 08221-7610-474 dan Himawan 0815-4209-9700

Flyer informasi Turnamen Barramundi Nasinal 2017 & Bupati Cup Pekalongan I