Tanjung Benoa Sambut Turnamen Mancing BBF 2017

Pemerintah Kabupaten Badung, Bali akan menyelenggarakan Badung Bahari Festival (BBF) pada 19-21 Mei 2017 mendatang. Serangkaian acara akan dilaksanakan nantinya, salah satunya acara turnamen mancing yang nantinya akan dilaksanakan di Tanjung Benoa, Bali di hari terakhir.

Ilustrasi seorang panitia turnamen mancing di Bali sedang melakukan penimbangan ikan hasil pancing peserta. Ketut Bali.

“Iya, itu (turnamen mancing) runtutan dari acara Badung Bahari Festival 2017, acaranya beda-beda, ada pesta kuliner dari hasil laut, lomba jukung tradisional, body painting dengan bertema laut, lomba kano, snorkeling dan banyak lagi. Lomba mancing hanya di selenggarakan di Tanjung Benoa” kata Made Rajendra (46) selaku Ketua Panitia Fishing Tournament BBF 2017 saat dihubungi melalui pesan singkat, Jum’at (5/5).

Rajendra mengatakan, turnamen mancing ini sudah pernah diselenggarakan pada tahun sebelumnya oleh pihak desa adat Tanjung Benoa dan bekerjasama dengan Baliman Angler Community sebagai panitia pelaksana. “Untuk turnamen serupa pernah diselenggarakan di tahun 2016 tepatnya tanggal 13 maret di Tanjung Benoa, Bali. Kali ini turnamen mancing diselenggarakan oleh Pemerintah daerah Kabupaten Badung dan menggandeng Baliman Angler Community sebagai pelaksana acara mancing,” jelasnya.

Adapun terpilihnya kembali Tanjung Benoa menjadi lokasi perlombaan mancing kali ini dikarenakan banyaknya spot mancing dan lokasi penyewaan jukung di daerah tersebut. Spotnya antara lain: Sanur, Parangan dan Niko dengan kedalaman berkisar 150 meter (berkontur) spot karang. “Ikan yang menjadi target (seperti) Amberjack, Red Rubby Snapper, GT dan Tuna,” tambah Rajendra.

Respon dari peserta pun sangat besar dalam menyambut turnamen mancing ini. Dari hari dibukanya pendaftaran Kamis (4/5) lalu, tercatat sudah 60 orang peserta yang mendaftar. Peserta kebanyakan dari komunitas-komunitas pemancing di Bali, serta sudah ada beberapa dari luar Bali. “Perkiraan saya (jumlah peserta) sudah diangka 100 (saat ini). Peserta dari luar (Bali) seperti dari Makassar, Surabaya, Lombok dan Jakarta,” ucap dia.

Rajendra menjelaskan, panitia telah menyediakan 25 jukung yang diprioritaskan bagi pemancing dari luar Bali termasuk yang berasal dari luar negeri. Peserta dari Bali sendiri menurutnya kebanyakan mencari jukung sendiri dikarenakan banyak peserta dari luar Bali yang sudah memesan jukung. Nantinya, peserta yang membawa jukung sendiri diperbolehkan berangkat dari tempat asal jukung dan harus menyetor atau menimbang hasil tangkapannya di base Tanjung Benoa di depan Pandawa Water Sport.

“Nantinya peserta (dari luar Bali) dapat memesan jukung melalui panitia pendaftaran. Untuk jukungnya nanti berkapasitas 3 pemancing untuk tiap timnya” katanya. Kegiatan turnamen mancing ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, terutama masyarakat sekitar yang juga dilibatkan dalam kepanitiaan, seperti menyiapkan atribut juga prasarana jukung dan juga mengamankan jalannya acara.

“(Masyarakat sekitar) sangat antusias dan mendukung penuh acara ini, mereka juga kita berdayakan dengan melibatkan penuh, ada anggota masyarakat setempat diberikan proyek untuk menyiapkan atribut peserta lomba misalnya pengadaan baju dan jukung. Sekitar 50 orang (pihak keamanan), melibatkan pecalang desa, Polairud dan Polsek setempat. Nantinya, terdapat 2 kapal patroli dari Polairud dan satu dari Baliman Boat,” ucap Rajendra.

Terselenggaranya Badung Bahari Festival 2017 ini bertujuan sebagai ajang promosi pariwisata dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Badung, Bali. Rajendra pun berharap dengan terselenggaranya turnamen ini dapat lebih mengenalkan daerah-daerah yang menjadi lokasi pelaksanaan BBF 2017 nanti, terutama pariwisata laut di Badung. “Semakin terkenalnya daerah dimana acara-acara BBF 2017 dilaksanakan terutama pariwisata berbasis laut dan memberdayakan masyarakat pesisir,” tutupnya.

Nantinya, acara ini dijadwalkan akan dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti dan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, serta juga dihadiri oleh Bupati Badung beserta jajarannya. Sejumlah uang tunai puluhan juta rupiah beserta trofi dan piagam telah disiapkan panitia untuk para pemenang nantinya. Selain itu, panitia juga menyiapkan juara spesies dengan tiga kategori yang antara lain spesies GT, Snapper dan umum, selain itu juga ada hadiah uang tunai sebesar satu juta rupiah untuk kapten terbaik. – LP

Info lengkap hubungi Adie Ambs Baliman Angler: Telp. 081236007494.