Promosi Wisata Melalui Mancing de Belitong 2016

Kabupaten Belitung terus melakukan promosi potensi wisata bahari, salah satunya dengan mengadakan turnamen Mancing de Belitong 2016 di Padang Kandis, Belitung, yang akan diadakan pada Sabtu-Minggu (15-16/10). Turnamen mancing dipilih sebagai ajang promosi untuk membangkitkan geliat ekonomi industri wisata mancing masyarakat pesisir.

mancing-de-belitong“Turnamen mancing kategori sport fishing ini baru pertama kali diselenggarakan di Kab. Belitung. Tujuannya adalah untuk menggalang kebersamaan para pemancing sehingga dapat memajukan lomba mancing dan mempromosikan potensi wahana pariwisata bahari sebagai manifes sektor ekonomi krearif masyarakat pesisir dalan industri wisata mancing,” jelas Ade Winarko, penanggung jawab acara saat dihubungi via pesan singkat, Rabu (12/10).

Menurut Ade, tujuan lain diadakan Mancing de Belitong 2016 adalah mengajarkan nelayan lokal dalam menjaga kelestarian ikan-ikan jenis tertentu yang masuk kategori dilindungi, karena dalam lomba ini juga akan dilakukan catch and release. Jenis ikan yang masuk kategori dilindungi yaitu jenis Hiu dan Billfish (berparuh).

Dipilihnya Padang Kandis sebagai lokasi perlombaan karena pesisir selatan Belitung saat ini belum dikenal masyarakat luas. Oleh karena itu, pihak terkait mencoba memperkenalkan daerah selatan Belitung sebagai tujuan wisata alternatif selain daerah Butara yang sudah lebih dahulu dikenal. Selain itu, potensi perikanan di perairan selatan masih banyak terdapat ikan-ikan dengan ukuran besar.

Mancing de Belitong 2016 akan diadakan selama 2 hari mulai Sabtu-Minggu, 14-15 Oktober 2016. Pihak panitia menyediakan kuota pendaftaran lomba sebanyak 40 kapal yang masing-masing diisi oleh satu tim 5 orang pemancing. Guna menambah semangat para peserta, pihak panitia menyediakan hadiah uang tunai dengan total 118 juta kepada para pemenang dari beberapa kategori yang ditentukan.

Saat ini sudah (pendaftaran) full. Kita buka sejak 14 September dan ditutup 14 Oktober. tapi animo pemancing nasional dan lokal cukup banyak, akhirnya hitungan 7 hari sudah penuh malah banyak yang minta lebih dari 1 tim. Tapi panitia hanya membolehkan satu tim untuk satu komunitas mancing saja,” tegas Ade.

Sementara teknik mancing yang digunakan yaitu kategoti sport fishing meliputi popping, trolling, casting serta jigging. Mewakili seluruh panitia, Ade berharap acara ini bisa suskes dan bisa menjadi agenda rutin tahunan hingga berdampak posisit bagi perkembangan wisata bahari khususnya wisata mancing di kawasan Belitung. – RPS