Jember Fishing Tournament Piala Kapolres Digelar November 2017

Komunitas Sedulur Tiyang Mancing Jember (STMJ) tengah bersiap untuk menyelenggarakan event Jember Fishing Tournament Piala Kapolres 2017. Turnamen ini akan diadakan pada 19 November 2017 di kawasan perairan laut selatan Jember, dengan latar belakang pesona panorama pantai Papuma dan pulau-pulau karang disekitarnya.

Lanskap Pantai Papuma yang merupakan akronim dari Pantai Putih Malika. Eksotisme pantai Papuma akan menjadi latar venue dalam event Jember Fishing Tournament Piala Kapolres November 2017 mendatang. (Foto: Istimewa)

Sebagai event perdana, STMJ memastikan turnamen mancing yang memperebutkan piala Kapolres Jember ini, bisa dihelat secara apik dan mampu diikuti oleh ratusan penghobi mancing dari berbagai daerah. Menurut Nurul Huda, selaku salah satu panitia pendaftaran peserta, jika gelaran Jember Fishing Tournament 2017 membuka peluang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk ikut serta dalam event mancing di perairan Samudra Hindia itu.

“Kami ada quota, kalo peserta sudah ada 400, pendaftaran kami tutup. Nanti peserta akan terbagi secara tim. Satu tim terdiri dari 4 orang, dan mereka akan menaiki satu jukung untuk menuju spot mancing di perairan Pantai Papuma,” ujar Nurul kepada SahabatMancing.com, Kamis (21/9).

Lebih lanjut menurutnya, sensasi mancing di laut selatan menjadi magnet utama dalam turnamen mancing terbesar yang pernah diadakan di Kabupaten Jember ini. Selain dikenal sebagai laut dengan arus yang menantang, kawasan perairan Pantai Papuma yang dikelilingi dengan pulau karang, kian memperkaya spot yang bisa dieksplor oleh para pemancing. Terlebih ekosistem pulau karang menjadi habitat terbaik bagi biota laut spesies ikan karang.

“Potensi ikan yang melimpah di laut Pantai Papuma itu ada Amberjack, Gian Trevally, Tenggiri, hingga Lemadang. Pantai Papuma memang spotnya bagus, saya sendiri sering trip ke sana dan  pernah dapat GT 45 kilo di Batu Bolong. Itu satu kawasan Papuma, Batu Kolong dan Bandealit,” tambahnya.

Ikan Lemadang menjadi salah satu biota penghuni spot mancing di sekitar perairan Pantai Papuma. (Dok/Nurul Huda)

Namun menurutnya, spot mancing di kawasan Pantai Papuma ini belum banyak diketahui oleh para pemancing. Untuk itu dengan diselenggarakannya Jember Fishing Tournament 2017, menjadi momentum mengangkat daya pikat potensi spot mancing di perairan paling selatan di Kabupaten Jember tersebut

“Ini sebagai event awal turnamen mancing skala nasional di Jember, saya harapkan bisa berjalan sukses. Dan mungkin efek selanjutnya bisa menjadi event tahunan dan menjadi bagian dari program promosi wisata kota Jember,” katanya.

Teknis Lomba

Ada yang unik dari penyelenggaraan Jember Fishing Tournament 2017. Peserta yang mengikuti turnamen mancing ini wajib menyertakan video saat proses Strike dengan buruan ikan yang ditangkap. Karena jika tidak, ikan yang berhasil didaratkan tanpa disertai dengan bukti video, tidak akan masuk hitungan oleh panitia. Nurul menegaskan, peraturan ini akan disampaikan saat Technical Meeting sebelum perlombaan berlangsung. Hadiah yang akan disiapkan bagi para pemenang dalam lomba ini senilai total Rp27,5 juta.

Selain itu, untuk faktor keamanan, panitia juga mewajibkan peserta untuk membawa life jacket secara individu. Di luar itu, pihak Kapolres Jember yang dikepalai oleh AKBP Kusworo Wibowo akan mengawal turnamen mancing ini demi mengatisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Diluar itu kami juga sertakan asuransi yang sudah termasuk kedalam biaya pendaftaran sebesar Rp350 ribu. Bagi mereka yang datang dari daerah, kami sarankan untuk menginap di sekitar kawasan Pantai Papuma, karena daerah ini menjadi objek wisata terkenal di Jember. Jadi banyak hotel dan penginapan tidak jauh dari lokasi titik keberangkatan,” tutupnya.

Untuk info lomba dan pendaftaran, sila hubungi: Nurul Huda 0821-4073-3311