Antusias Castinger di Kopdar Castinger Se-Jabodetabek 2017

Beberapa komunitas pemancing metode casting (castinger) se-Jabodetabek sukses menggelar kopdar akbar yang dilangsungkan di Danau Jaya Sampurna (Spot Nyimplung), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (6/8). Acara yang digagas oleh tiga komunitas (Bekasi Angler Freshwater, Gupac, Family Uncales) ini, mengusung tema ‘Casting Bersama dan Silatuhrami Castinger Se-Jabodetabek’ dan diikuti lebih dari 600 peserta.

Salah seorang peserta Kopdar Castinger se-Jabodetabek sedang menahan perlawanan ikan di Danau Jaya Sampurna, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (6/8). Lokasi mancing berupa danau liar di Cikarang tersebut mampu menampung banyak orang dan menyimpan potensi ikan yanga baik, salah satunya spesies Gabus. SahabatMancing.com/Heksa Ragil.

Sesuai dengan tema besarnya, aroma silatuhrami terasa kental dalam Kopdar yang diketuai oleh Bambang Hermansyah dari komunitas Bekasi Anglers Freshwater (BAF) itu. Antusias yang besar dari para pegiat olahraga mancing ini, sangat terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti Kopdar para komunitas castinger Se-Jabodetabek.

Tercatat dari daftar yang dihimpun oleh panitia, ada sekitar 649 orang dari berbagai komunitas mancing yang ambil bagian dalam acara. Daftar ini berdasarkan dari nama peserta dan member klub yang sudah membayar lunas biaya pendaftaran senilai Rp30 ribu. Alhasil saat acara yang sudah dibuka pada pukul 07:00 pagi hari waktu setempat, langsung dipadati oleh para peserta dengan warna-warni jersey yang menjadi identitas dan ciri khas dari masing-masing klub mancing.

Menurut Arisona Dwiyanto, selaku Humas Kopdar Castinger Se-Jabodetabek, ia bersama panitia sangat takjub dengan antusias peserta yang ikut ambil bagian dalam acara Kopdar rutin tersebut. Bahkan, awalnya panitia hanya merencanakan total peserta maksimal sampai 250 orang. Namun saat pendaftaran dan sosialisasi mulai dilakukan melalui jejaring sosial media, gayung pun bersambut dengan respon yang besar dari para castinger berbagai klub mancing.

“Atmosfirnya hampir seperti Kopdarnas Forcasi pada November tahun lalu (di Cipule, Karawang). Hal ini yang membuat kami sebagai panitia merasa sureprised karena responnya sangat besar sekali. Itu belum ditambah tamu undangan dan anak yatim yang kami undang untuk menerima santunan pada acara ini,” ujar Arisona kepada SahabatMancing.com.

Tidak hanya kegiatan silaturahmi dan mancing, Kopdar Castinger se-Jabodetabek ini juga menyelingi dengan kegiatan sosial berupa santunan kepada masyarakat tidak mampu disekitar lokasi acara. Bantuan tersebut, jelas Arisona merupakan sumbangan dari Saung Desa yang diwakili H. Nursalim berupa uang tunai dan sembako untuk keperluan rumah tangga. “Berkat bantuan tersebut, acara ini jadi lebih bermanfaat lagi,” tambah dia.

Selain santunan, kegiatan kemarin juga dilakukan penebaran benih ikan sebanyak 5000 ekor yang dilepas sekitar danau. Bantuan tebar tersebut, jelas Arisona diberikan oleh Maguro melalui program Maguro for Indonesia. Salah satu program CSR produsen tersebut terhadap keseimbangan ekosistem perairan air tawar. “Benih yang dilepas merupakan spesies ikan konsumsi, seperti Patin, Nila, Lele, Bawal,” jelas Arisona.

Ia berharap, kegiatan Kopdar Castinger se-Jabodetabek bisa memupuk rasa solidaritas dan benih-benih persaudaraan dari masing-masing komunitas mancing yang turut serta dalam acara tersebut. “Harapannya akan ada kegiatan seperti ini dari komunitas lain jadi tumbuh hubungan silatuhrami baru. Dari kita untuk kita, disatukan dengan hobi,” pungkasnya Arisona.