Akhir Manis Event IFTE 2017 di Penghujung Tahun

Setelah empat hari digelar di Mall Epiwalk, Kuningan, Jakarta, pameran alat pancing ‘Indonesia Fishing Tackle Exhibition 2017’ resmi ditutup pada Minggu (26/11). Tidak hanya dimanjakan dengan deretan piranti mancing yang ditawarkan dengan harga eksklusif, namun beragam informasi serta nilai edukasi seputar dunia mancing pun diberikan kepada para pengunjung yang hadir.

Para pengunjung yang mayoritas merupakan pemancing melakukan foto bersama di atas panggung pada gelaran Indonesia Fishing Tackle Exhibition 2017 di Epiwalk Kuningan, Jakarta, Sabtu (25/11). Selain menjadi ajang pameran alat pancing, IFTE 2017 ini juga menjadi momentum bertemunya para pemancing dari berbagai daerah. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Hal ini-lah yang membuat antusias para pegiat hobi mancing begitu luar biasa saat menyambangi pameran IFTE 2017. Pengunjung bisa mendapatkan paket lengkap berupa berbelanja piranti pancing dambaan, dan juga tips & trik seputar teknik mancing yang banyak dibawakan oleh pemancing profesional di bidangnya.

Seperti produsen Shimano yang menurunkan Pro Staff Shimano Region Asia Tenggara, Syafi’e Abdul Shukor saat memberikan informasi teknik mancing menggunakan peranti baitcasting. Kemudian brand Relix Nusantara yang memperkenalkan teknik mancing ultra light yang dibawakan oleh komunitas Indonesia Soft Plastic Ultra Light Luring (ISPULL) dan masih banyak yang lainnya.

Kondisi tersebut pula yang dikatakan Rivai Susanto, selaku ketua pelaksana IFTE 2017, sebagai sebuah energi positif yang menghidupkan agenda pameran piranti pancing terbesar di Indonesia itu. Menurutnya, upaya keras pihaknya untuk menghadirkan agenda bazar dan edukasi mancing dalam satu tempat, langsung terbayar dengan antusias pemancing yang datang dari dalam dan luar kota Jakarta.

“Banyak teman-teman dari luar kota yang datang dan mengatakan bila acara acara tahun ini lebih gokil. Karena mereka paham bahwa di sini bukan hanya pameran produk saja, tapi juga ada edukasinya, ada entertainment, dan yang terpenting silatuhrami. Itu yang membuat mereka enjoy,” ujar Rivai kepada SahabatMancing.com usai menutup pameran, Minggu (26/11).

Lebih lanjut, meski dari target pengunjung tidak sesuai dengan ekspetasi panitia, Rivai menyebutkan jika dari sisi kuantitas terdapat peningkatan jumlah pengunjung dibanding gelaran tahun sebelumnya. Optimisme tinggi ia tancapkan mengenai tingginya antusias pengunjung bisa berlanjut di penyelenggaraan IFTE tahun depan.

“Harapannya kedepan, kegiatan mancing bisa berkembang jauh lebih baik lagi. Sehingga teman-teman bisa memperoleh produk (piranti pancing) lebih baik dan pilihan merek juga lebih banyak. Kondisi ini tentu juga akan menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia pasar yang baik dan potensial bagi merek-merek piranti mancing dunia. Sampai bertemu kembali di IFTE 2018,” tutupnya. – HRP, RPS