2000 Peserta Ikuti Lomba Mancing di Sungai DAM Oongan

Sebanyak 2000 peserta meramaikan lomba mancing yang diselenggarakan ST. Yowana Canthi Banjar Oongan di sepanjang aliran sungai DAM Oongan, Tonja, Denpasar Utara pada Minggu (11/6). Acara ini bertujuan untuk mengoptimalkan fungsi sungai sebagai wahana rekreasi masyarakat dan juga inovasi dari Pemkot Denpasar dalam merevitalisasi dan merekondisi sungai-sungai agar bersih.

Deretan peserta Lomba Mancing Air Deras yang memadati pinggiran sungai DAM Oongan pada Minggu (11/6). (Dok. Humas Kota Denpasar)

”Dimana peran masyarakat disini juga diharapkan untuk terus mengawal kebersihan wajah sungai-sungai di Denpasar  dengan tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fungsi dari sungai tersebut”, ujar Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra pada denpasarkota.go.id, Senin (12/6).

Sementara Ketua Panitia Lomba Mancing, Kadek Diki Pramana mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian ST. Yowana Canthi Banjar Oongan dan masyarakat setempat untuk membuat fungsi aliran sungai DAM Oongan sebagai salah satu tempat rekreasi. Seperti halnya Sungai Bindu yang sekarang ini menjadi salah satu tempat rekreasi masyarakat Denpasar.

“Kegiatan ini juga untuk mendukung program Pemerintah Kota Denpasar menciptakan keindahan dan kebersihan sungai, serta untuk mensosialisasikan program kali bersih yang dicanangkan Pemerintah Kota Denpasar,” jelas Diki.

Lomba mancing ini baru pertama kalinya diadakan di aliran sungai DAM Oongan yang memiliki panjang kurang lebih 100 meter. Meski begitu, antusias dari masyarakat sekitar sangatlah tinggi, sebanyak 2000 peserta yang mengikuti lomba ini, dari 3000 kupon yang diedarkan dengan harga per kuponnya Rp. 50.000.

“Para peserta lomba mancing ini nantinya akan memperebutkan hadiah utama berupa 1 buah sepeda motor Yamaha, serta puluhan hadiah menarik lainnya,”ungkapnya.

Salah satu peserta, Ketut Sugiarta asal Tonja mengatakan, kegiatan lomba mancing di Sungai Ayung DAM Oongan sangat bagus. Keberadaan sungai ini dulunya masih sulit dijangkau karena medan yang masih lebat dengan pepohonan liar kini sudah bersih dan tertata rapi dan bisa dijadikan tempat mancing maupun rekreasi.

“Saya sangat senang dengan suasana mancing seperti ini, dikarenakan saya bisa mengajak anak saya untuk ikut memancing disini dan menjadikan tempat mancing yang juga tempat refreshing”, ucap Sugiarta.

Lomba mancing ini dibuka secara resmi  Walikota Denpasar I.B. Dharmawijaya Mantra di tandai pelepasan ribuan ikan lele dan nila di sepanjang aliran sungai DAM Oongan. Tampak hadir juga dalam kesempatan Komisi Satu DPRD Kota Denpasar Suteja Kumara, Anggota DPRD Kota Denpasar A.A.N. Gde Widiada, dan Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra. – LP