Foto Berita

Pesona Popping Pulau Toguan

Seorang pemancing sedang melempar umpan (popper) di tepian pantai Pulau Toguan, Donggala, Sulawesi Barat dari atas kapal menuju titik potensial. Kontur tepian pantai sekitar Pulau Toguan berupa karang-karang dan dasar laut yang terjal menjadi salah satu spot idaman pemancing untuk mengaplikasikan teknik popping. Beberapa pulau di perairan Donggala kerap dijadikan tempat berlindung dari ekstrimnya cuaca di Selat Makassar ketika menghampiri bagi pemancing yang melakukan eksplorasi mancing di sekitar perairan Pangalasiang, Toguan dan Maputi. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO.

Siluet Pemancing di Atas Sampan

Para pemancing yang merupakan peserta turnamen mini bertajuk 'Pulo Panjang Fishing Tournament' melempar umpan dari atas sampan menuju spot mancing potensial di sekitar perairan Pulau Panjang, Banten. Pulau di utara Teluk Banten ini masih menyimpan potensi terbaik bagi pegiat casting dengan target ikan seperti Kakap Bakau, Barakuda, hingga spesies Kuwe. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO.

Spot Casting di Penyangga Ibukota

Para pemancing yang merupakan peserta lomba mancing bertajuk Shimano Casting Competition 2017 di Spot Nyimplung, Cikarang, Jawa Barat, Minggu (24/9) berbaris melempar umpan menuju spot potensial.  Berkurangnya spot mancing di wilayah Jakarta membuat wilayah di penyangga ibukota dijadikan sebagai lokasi mancing alternatif yang merupakan wilayah galian resapan air. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Nampak Udara Pulau Damar

Lanskap dermaga Pulau Damar direkam dari atas mercusuar. Pulau Edam atau juga disebut Pulau Damar merupakan salah satu pulau di gugusan Kepulauan Seribu yang kerap dijadikan lokasi mancing bagi para pemancing di wilayah Teluk Jakarta. Tidak hanya mancing dari atas kapal menuju titik-titik potensial, tepian pulau juga menjadi alternatif lokasi mancing ketika kondisi di laut sedang buruk menggunakan metode casting dan negeg dengan target spesies ikan Kuwe, Kerapu, Barakuda serta Baronang. SAHABATMANCING.COM/HEKSA RAGIL PAMUNGKAS

Nilai Tinggi Ikan Sidat

Seorang pemancing ikan Sidat memamerkan ikan Sidat hasil pancingnya di aliran Sungai Kedungdowo, Kebumen, Jawa Tengah pada pelaksanaan kegiatan Ulang Tahun Maguro ke-15 pertengahan Agustus lalu. Ikan sidat (Anguilliformes) hidup di perairan estuaria (laguna) dan perairan tawar (sungai, rawa dan danau serta persawahan) dari dataran tinggi hingga dataran rendah. Sidat menjadi salah satu komoditas ekspor bernilai tinggi karena kaya akan kandungan gizi. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Ujung Selatan Muara Kertojayan

Seorang warga sedang memancing di ujung Muara Kertojayan, Kebumen, Jawa Tengah di tengah teriknya sinar matahari. Momentum air pasang (sore hari) jadi saat terbaik untuk mancing di lokasi ini karena air laut membawa berbagai macam spesies ikan menuju wilayah perairan payau. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Diantara Hulu Sungai Kupang

Ini merupakan kondisi salah satu hulu sungai Kupang di Desa Pesalakan, Kab. Batang, Jawa Tengah yang mengalir hingga bermuara di Kota Pekalongan. Berbagai keanekaragaman hayati perairan di hulu sungai Kupang menarik minat banyak warga untuk memancing dengan target ikan air tawar (sungai) seperti Wader, Tawes, Hampala bahkan juga ditemukan Mahseer. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Dogtooth Tuna Yang Memukau

Tuna Gigi Anjing (Gymnosarda Unicolor) merupakan salah satu spesies ikan favorit sebagian pemancing karena terkenal akan tenaganya yang kuat ketika strike. Di kalangan pemancing, ikan ini kerap disebut Dogtooth Tuna dan tersebar luas di perairan tropis dunia, serta dapat hidup di laut lepas dengan kedalaman 20-300 meter. SAHABATMANCING/RICO PRASETIO

Rimbun Casting Perairan Bakau

Seorang pemancing sedang melempar umpan buatan (lure) menuju beberapa titik potensial di perairan hutan bakau Pulau Panjang, Cilegon, Banten, Sabtu (13/5). Perairan bakau merupakan habitat utama beberapa spesies ikan air payau seperti Kakap Bakau (Mangrove Jack), serta Kakap Hitam (Blakbass) yang sudah sulit ditemukan di beberapa lokasi di Pulau Jawa. SAHABATMANCING/RICO PRASETIO

Ngoyor Ngegarong Baronang

Para pemancing sedang melakukan kegiatan mancing menggunakan teknik 'ngegarong' dengan merendam sebagian tubuhnya ke laut (ngoyor) di tepian Pulau Empat, Pamujan Kecil, Banten. Penggunaan jajaran mata kail yang digabung menjadi satu atau kerap disebut kail garong menjadi inspirasi penggunaan teknik ini untuk target ikan Baronang. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Lanskap Dermaga Pangalasiang

Pangalasian (Pangalasiang) merupakan sebuah desa di pesisir Sojol, Kab. Donggala yang berjarak sekitar 200 km dari Palu, Sulawesi Tengah. Dermaga di Pangalasiang dijadikan tempat bersandarnya beberapa kapal-kapal mancing seperti KM Berdikari II & KM Anggita yang mengantar para pemancing menuju spot-spot potensial di perairan Pangalasiang hingga Tolitoli dengan target utama ikan Tuna Gigi Anjing. SAHABATMANCING/RICO PRASETIO.

Memanfaatkan Teknik Trolling

Kapal yang berjalan menuju spot mancing kerap dimanfaatkan para pemancing untuk memasang piranti trolling di buritan kapal. Selain menggunakan lure (minnow, dsb), teknik mancing seperti ini juga bisa menggunakan umpan ikan kecil (biasanya Tongkol) yang dijahit sedemikian rupa menggunakan senar sehingga terlihat menyerupai ikan hidup kala ditarik. Target ikan yang menyantap biasanya berbobot besar seperti spesies Tenggiri, Tuna, Lemadang, bahkan keluarga ikan Todak. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Spot Toman Pinggir Keramba

Perairan di pinggiran keramba ikan milik warga merupakan salah satu wilayah teritori Toman di waduk Cirata, Jawa Barat. Berbagai umpan buatan (lure) kerap digunakan para castinger untuk menarik perhatian Toman seperti jenis spinner bait, buzzbait frog, jump frog, WTD pencil, minnow, dsb. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Akses Mancing ke Waduk Cirata

Seorang pengemudi perahu bermesin sedang merapikan barang usai mengantar pemancing mengeksplorasi waduk Cirata setibanya di dermaga Pasir Geulis, Cipicung, Bandung Barat, Minggu (1/5). Waduk Cirata menjadi salah satu destinasi mancing idaman dengan mahsyurnya target ikan dari spesies Snakehead (Gabus dan Toman). Beberapa tempat bersandarnya perahu menjadi titik keberangkatan, seperti Pasir Ucing (Bandung Barat), Babakan Garut, Calingcing, Jangari (Cianjur) serta Palumbon (Purwakarta). SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Mancing Menggunakan Piranti Ringan

Seorang pemancing bersiap untuk melempar umpan buatan menggunakan piranti kelas ringan (ultralight) di tepian pantai Pulau Damar, Kep. Seribu, Jakarta, (9/4). Sesuai dengan sebutannya, piranti kelas ringan ini menggunakan set pancing ukuran rendah, diantaranya joran dan senar dengan kekuatan maksimal 6 lbs, ril 500-1000 untuk jenis spinning set serta umpan buatan berukuran paling besar 7 gram untuk target ikan karang berbobot kecil. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Handline Ketika Menemui Fenomena 'Boiling'

Teknik mancing tanpa piranti modern (handline) menggunakan kotrekan kerap digunakan pada saat menemui fenomena 'boiling' kawanan Tongkol di tengah laut. Metode tradisional ini dianggap lebih efektif karena mampu mendapatkan ikan lebih banyak dari deretan mata kail yang dipasang sejajar. Di balik efektifitasnya, handline menghadirkan resiko buruk, diantaranya tangan yang bisa terluka tergesek senar akibat tarikan ikan. Untuk itu, jangan pernah meremehkan fungsi dari sarung tangan jika sedang melakukan handline. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Memancing di Bendungan Tirta Gangga

Dua orang pemancing sedang menunggu umpan pancing mereka ketika melakukan kegiatan mancing di Bendungan Tirta Gangga, Seputih Banyak, Lampung Tengah, Minggu (8/1). Bendungan ini terletak di perkampungan transmigran asal Bali yang memiliki potensi ikan (khususnya Gabus) dan pemandangan yang menyegarkan mata. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Umpan Udang Untuk Mancing Kakap Putih

Ember berisi air dengan tambahan selang aerator digunakan untuk meletakkan udang agar tetap hidup sebagai umpan memancing ikan Kakap Putih (Barramundi). Umpan udang menggunakan teknik mancing ngoncer dinilai lebih efektif karena sifat Barramundi yang kerap memangsa fauna kecil seperti udang di pinggiran pemecah ombak. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Spot Barramundi di Pemecah Ombak

Tumpukan batu pemecah ombak merupakan salah satu habitat dari ikan Kakap Putih (Barramundi) yang kerap mencari mangsa hewan-hewan kecil di tepian longsoran batu. Lokasi seperti bangunan lampu pertanda dermaga (kerlip hijau dan merah) pun menjadi spot idaman bagi para pemancing Barramundi. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO

Pemasangan Rumpon di Semarang

Dua unit kapal digunakan oleh pegiat mancing serta nelayan di Pantai Marina, Semarang untuk menenggelamkan rumpon. Berbagai bahan material dijadikan sebagai 'rumah buatan' bagi ikan ini, salah satunya dari bangkai kapal yang diisi bebatuan pemberat. SAHABATMANCING.COM/RICO PRASETIO