Sewaktu Pasiran, Bagaimana Agar Umpan Tidak Tersangkut ?

 

Daniel Hariyoseno

Kalau terumbunya terlalu banyak, gunakan leader, baik untuk pemberat atas maupun bawah. Pemberat atas dipasang sebelum swivel, pemberat bawah dipasang setelah swivel yang dikaitkan ke leader pemberat, seperti yang dipakai saat tehnik dasaran. Semua tergantung arus, bila deras kemungkinan nyangkut tidak terelakkan. Medan harus dipelajari terlebih dahulu.

Riak ombak bisa dijadikan indikasi dalam atau tidaknya spot. Bila dalam, air cenderung tenang, berwarna lebih gelap dari tempat lain dan ombak tidak pecah di atasnya. Kondisi ini merupakan medan yang tepat untuk melempar umpan. Selain itu kita juga harus menggunakan benang PE dan leader besar, disaat menunggu usahakan benang jangan sampai kendur atau terbawa arus, tetapi juga tidak boleh ditarik-tarik terlalu kencang karena akan menempatkan timah atau kail di karang. Kalau terlanjur menyangkut di karang, kita bisamelepas dengan cara menghentak joran secara spontan dengan kondisi benang yang sedikit tegang. Posisi joran harus rendah searah dengan benang. Bila tidak bisa ditarik menggunakan joran, jangan asal diputus. Cara amannya ialah menggunakan tongkat atau kayu yang dibalut karet lalu lilitkan benang di situ hingga benar-benar kencang. Kemudian tarik, maka kemungkinan putusnya tidak terlalu panjang, biasanya pada ikatan swivel.- Daniel Hariyoseno