Bagaimana Peluang Strike Kail Single, Double dan Treble pada Lure?

 

Adhi Fatah
Adhi Fatah

Penentuan penggunaan kail harus disesuaikan dengan ukuran umpan (lure) itu sendiri, kalau ukurannya kebesaran atau kekecilan tentunya mempengaruhi action dari lure itu sendiri, terutama lure-lure dengan tingkat sensitivitas tinggi. Peluang mendapatkan hook-up sempurna paling besar pada kail satu mata (single hook) karena bentuknya yang ramping bisa masuk dengan mudah ke mulut ikan. Untuk dua atau tiga mata kail (double dan treble hook) sering kali satu atau dua mata kailnya berbenturan dengan bibir luar ikan hingga kail yang menancap jadi tidak sempurna (tertahan di mulut luar ikan). Jika mencari peluang hook-up sempurna, gunakan single hook. Kalau treble hook peluang tersangkutnya kail di tubuh ikan lebih besar.

Seperti disebutkan tadi bahwa pemilihan ukuran dan jenis kail wajib proposional berdasarkan ukuran lure yang akan digunakan. Double hook cenderung lebih cocok digunakan pada lure jenis hard/soft frog, buzzbait, bahkan spinner, dimana dikhususkan untuk target ikan predator keluarga snakehead (Gabus, Toman, Kerandang dll). Sementara lure seperti minnow, stickbait, popper lebih umum menggunakan single dan treble hook. Hanya masalahnya penggunaan treble hook pasti akan menyulitkan jika diaplikasikan di spot tertutup seperti perairan bakau karena rentan tersangkut ranting pohon dan sebagainya. Banyak produsen ternama yang memiliki kualitas material kail yang baik dan kuat, seperti Mustad, Decoy dan Owner. –Adhi Fatah