Bagaimana Mengetahui Keberadaan Barramundi?

Sumitro

Barramundi (kakap putih) bisa ditemui di rumpon alam maupun rumpon buatan manusia. Rumpon alam biasanya terdiri dari pepohon atau tembok- tembok yang roboh di sekitar laut atau kali. Namun manusia (pemancing) juga bisa membuat rumpon menggunakan material-material tersebut dan diletakkan di suatu titik. Ada beberapa faktor yang membuat Barramundi berpindah pindah tempat, salah satunya pada saat ikan tersebut ingin bertelur. Pada umumnya ketika ingin bertelur, Barramundi mencari kondisi air yang lebih tawar yaitu di sungai. Namun ada juga Barramundi yang tetap memilih bertelur di air asin (di rumpon) dengan ke dalaman air antara 2-4 meter. Sudah beberapa ekor Barramundi saya dapatkan, namun belum pernah sekalipun saya melihat telur ikan tersebut. Mungkin ikan baru akan memiliki keinginan makan usai bertelur. Ikan ini bisa dipancing menggunakan umpan hidup seperti udang hidup, ikan Bandeng serta Belanak berukuran kira-kira 8 cm. Baik umpan hidup maupun lure memliki peluang yang sama, tinggal bagaimana kondisi Barramundi di spot. Faktor hoki juga menentukan selain teknik mancing dan umpan yang digunakan saat memancing. Pemilihan warna pada lure memang ada pengaruhnya juga, namun kita harus berusaha mencoba di masing- masing lokasi/daerah. Karena tiap lokasi pasti memiliki karakter ikan berbeda, kadang mau warna cerah, kadang tidak mau sama sekali. Intinya kita harus faham lokasi/spot yang akan dituju. Untuk itu kita harus sedia lure yang beraneka jenis dan mencobanya satu persatu. Jika sudah mendapatkan lure yang cocok baru kita gempur habis-habisan. Berbagai macam lure yang umum digunakan yaitu model minnow. Namun para pemancing di daerah Semarang misalnya, menggunakan Popper kecil untuk sekiranya bisa menarik perhatian Barramundi.- Sumitro