Apa Persiapan Memancing Baronang?

Anda Juanda

Kawasan di sekitar Dermaga kapal atau perairan (laut) yang memiliki kontur karang-karang seperti pemecah ombak (break water) merupakan habitat dari ikan Baronang. Contoh di sepanjang pesisir teluk Jakarta, ada banyak spot memancing Baronang, sebut saja Muara Baru, Tanjung Priok hingga di seputaran pulau-pulau di gugusan Kep. Seribu. Ikan jenis ini sangat menyukai kondisi air laut yang sedikit beriak dan cenderung keruh. Baronang bisa dipancing menggunakan piranti tegeg dengan panjang joran mulai dari 4.5 – 6.3 meter. Senar mulai 8-12 lbs, timah daun, stoper, pelampung celup atau pelampung gantung. Perbedaannya terlihat dari kail yang digunakan yaitu kail garong (kail yang memiliki banyak mata kail) untuk selanjutnya dililitkan lumut sebagai umpan. Ada juga beberapa pemancing lain dari berbagai wilayah menggunakan pisang dan pepaya sebagai pengganti lumut. Kail garong dipilih agar umpan lumut mudah melekat pada kail, lain halnya jika menggunakan single hook (satu mata kail) yang membuat umpan mudah terlepas.

Tidak hanya menggunakan tegeg, mancing Baronang juga bisa menggunakan joran biasa. Namun kembali lagi kepada selera dari pemancingnya, karena mayoritas pemancing Baronang gemar merasakan sensasi menarik ikan tersebut menggunakan tegeg walau ukuran ikannya tidaklah seberapa. Diperlukan alat seperti tang/ gunting kecil khusus untuk melepaskan garong dari mulut ikan usai strike. Selain itu diperlukan sarung tangan tebal dengan bahan kulit pada bagian telapaknya agar tidak tertusuk duri ikan Baronang.- Anda Juanda

 

Satu tanggapan untuk “Apa Persiapan Memancing Baronang?

  • 31 Agustus 2016 pada 12:49 PM
    Permalink

    Pengen belajar… ajakin negeg donk

Komentar ditutup.