KFC: Kembangkan Potensi Mancing Kota Walet

Sebuah wilayah akan berkembang jika pariwisatanya semakin dikenal. Pariwisata seolah jadi parameter, dimana sektor perekonomian di dalamnya menjadi kunci kebangkitan masyarakat. Anugerah potensi alam merupakan hal yang paling menawan untuk dimanfaatkan sebagai lokasi wisata, kegiatan mancing salah satunya. Kebumen, salah satu wilayah di pesisir selatan Jawa Tengah memiliki potensi wisata mancing terbaik. Gerak lempeng bumi membentuk benteng karst di sisi utara hingga selatan yang dihuni spesies ikan tawar maupun laut.

Tanggung jawab sosial tidak hanya soal menjaga pelestarian lingkungan, namun sudah berkembang dalam hal mempromosikan wilayah tersebut. Hal ini yang terus diupayakan Kebumen Fishing Community (KFC) sebagai wadah pemancing di Kebumen dan sekitarnya dalam mengenalkan spot- spot mancing di Kota walet. Bagaimana perkembangan mancing di Kebumen? Simak wawancara kami dengan ketua KFC, Riyadi berikut ini:

Bagaimana awal mula terbentuknya KFC?
Ide terbentuknya Kebumen Fishing Community (KFC) ini, berawal dari intensitas kami (pemancing di Kebumen) bertemu di spot mancing. Dimana jeda mancing, selalu dijadikan waktu kami untuk berdiskusi dan membahas segala hal yang berkaitan dengan hobi kami tersebut. Dari situ kemudian muncul gagasan untuk membentuk sebuah komunitas mancing, yang mewadahi para pemancing, khususnya di Kabupaten Kebumen. Karena memang sebelum komunitas ini lahir, belum ada wadah yang menaungi pemancing di kebumen. tahun 2012 dibuatlah komunitas Mancing Mania Kebumen.

Namun pada 10 Januari 2015 kami mengubah nama jadi Kebumen Fishing Community (KFC), sampai sekarang. Kami berusaha mewadahi semua pemancing di Kebumen baik castinger, konvensional, kolam-an dan semua pegiat mancing lainnya. saat ini tercatat 9.815 anggota yang tergabung dalam komunitas kami di grup facebook.

Apa yang membuat KFC tetap kompak hingga saat ini?
Salah satu kunci keberhasilan KFC bertahan dan bahkan terus berkembang hingga saat ini, yaitu kami tidak pernah membebankan anggota dalam suatu rutinitas KFC dan iuran apapun. Karena prinsip kami, mancing hanyalah sekedar hobi. Justru tanpa beban itulah, anggota lebih merasa nyaman hingga timbul rasa memiliki komunitas ini. Rasa persaudaraan yang ada pun semakin erat terjalin. Istilah kami “Konco mancing dadi sedulur” (teman mancing jadi saudara). Kami sadar KFC adalah anak kemarin sore di dunia permancingan. Untuk itu, kami selalu berusaha menjalin komunikasi dan persahabatan dengan komunitas mancing lainnya. Baik melalui acara kopdar, lomba mancing maupun kegiatan mancing bersama yang diadakan di luar daerah.

Bagaimana perkembangan mancing di Kebumen belakangan ini?
Antusiasme dunia mancing di Kebumen sangat luar biasa. Terbukti dengan kegiatan lomba yang diadakan di daerah kami selalu dipenuhi peserta. Hal ini tidak lepas dari potensi perikanan di Kebumen yang cukup melimpah. Dukungan dari pemerintah Kabupaten Kebumen yang beberapa kali mendukung kegiatan lomba mancing menjadi motivasi tersendiri bagi warga kebumen dalam menyalurkan hobi memancing. Tentu bukan perkara mudah untuk dapat menyatukan para pemancing dari berbagai latar belakang yang berbeda- beda. Namun kami berusaha agar semua dapat terakomodir dalam satu wadah yaitu KFC.

Berbagai cara kami tempuh, seperti mengadakan road show mancing bersama dan lomba mancing di berbagai tempat. Baik di kolam pemancingan, pasiran, sungai, waduk maupun casting bersama. Selain itu, kami juga menempatkan perwakilan dari berbagai basic memancing, menjadi pengurus KFC. Dengan tujuan menjadi jembatan penghubung antara anggota dengan pengurus.

Kebumen dianugerahi potensi mancing besar, baik darat maupun laut. Bagaimana keadaan spot di sana?
Di Kebumen, ada beberapa spot andalan pemancing freshwater, diantaranya waduk Sempor, waduk wadaslintang, Sungai Luk Ulo, Sungai Kemit, Sungai Kedung Bener, Sungai Ijo, Bendungan Kedungdowo, Bendungan Pejengkolan dan beberapa bekas galian pasir di daerah selatan Kebumen. Hampala, Gabus, Nila, Lele, Sidat, Bader, Tawes, Melem, Patin, Bawal dan Udang Galah adalah beberapa tergetnya. Sementara Muara Suwuk, Muara Tanggulangin, Muara Logending, Muara Lembupurwo dan juga pantai yang membentang dari Lembupurwo, Ambal, Ayam Putih, Petanahan, Bopong adalah spot favorit para pemancing saltwater. Di beberapa spot tersebut, para pemancing dapat mengaplikasikan teknik dasaran, casting, belanak ombyok dan juga pasiran. Ikan seperti Mangrove Jack, Kakap Putih, Belanak, Giant travelly (Pokan), Camalan, Bojor, Kapuran, Kiper dan lainnya dapat ditemukan di sana.

Menganti, Pasir, Karang Penganten, Surumanis dan Pedalen. Ikan-ikan predator seperti Giant Travelly, Layur, Barakuda, Baronang, dan Tenggiri hingga beberapa jenis ikan penghuni karang adalah target para pemancing rock fishing di Kebumen. Secara umum, kami hampir tidak pernah kesulitan untuk menyalurkan hobi mancing. Karena banyak pilihan spot yang dapat dituju. Jika kondisi laut buruk, kami biasanya beralih di spot air tawar. Demikian sebaliknya.

Luk Ulo merupakan salah satu sungai purba terpanjang di Kebumen. Bagaimana potensi spot di sana?
(Sungai) Luk Ulo itu untuk kami adalah sungai yang memiliki potensi yang luar biasa besar, baik dari wilayah hulu sampai ke muara potensi ikannya melimpah. Sebut saja ikan Hampala, Pelus, Bader, Tawes, Patin, Nila, Baung sampai para penghuni perairan hilir seperti Kakap Bakau, Kakap Putih, Belanak, trevally dan bahkan Blackbass pun ada di sana. Lebih detil ke hampala, potensinya di Luk Ulo lebih sering didapati Hampala dengan dan tanpa corak hitam di badannya (single dot/non dot). Jarang kami temukan yang double dot disana.

Sebagai wadah komunikasi pemancing di Kebumen, apa upaya yang dilakukan KFC guna menjaga kelestarian serta mengembangkan kegiatan mancing?
Dalam perkembangannya hingga saat ini, KFC bukan lagi sekedar komunitas mancing. Namun sudah sebagai sebuah wadah yang aktif di berbagai bidang, misalnya bakti sosial, pelestarian lingkungan dan berbagai bidang kemasyarakatan lainnya. Kegiatan tersebut selain sebagai wujud nyata KFC yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari ikon Kabupaten Kebumen, juga sebagai sarana edukasi kepada anggota khususnya dan masyarakat pada umumnya.

Kampanye anti illegal fishing dan kegiatan tebar benih ikan juga rutin kami lakukan. Dalam setiap tahunnya, KFC selalu mengadakan minimal dua kali kegiatan kopdar ataupun lomba memancing. Baik diadakan secara mandiri maupun bekerjasama dengan pihak lain. Spot yang kami pilih yaitu pasiran, kolam, muara, sungai dan waduk. Mengenai tempat yang kami pilih tersebut, tujuan kami yang utama untuk mengakomodir semua pemancing dari berbagai basic mancing. Agar tidak ada yang merasa dikesampingkan. –RPS

Berikut adalah foto- foto kegiatan Komunitas Kebumen Fishing Community (KFC):