BTJ: Barra, Diburu & Dijaga

Berawal dari kegemaran beberapa pemancing pemburu Barramundi di sepanjang pesisir Teluk Jakarta membuka episode selanjutnya berupa pembentukan sebuah wadah komunitas baru. Dengan mengambil nama “Barramundi Teluk Jakarta” atau disingkat BTJ, sekumpulan pemancing ibukota menyatukan passion mereka terhadap target ikan kelas kakap tersebut. 

Pada kesempatan wawancara di sebuah kafe di daerah Grogol, Jakarta Barat, Teguh Triyanto selaku ketua BTJ berbagi cerita kepada SM mengenai profil BTJ dan keunikan ikan Barramundi. Berikut kutipan wawancaranya:

Bagaimana awal mula dibentuknya komunitas ini?
Awalnya kami sering mancing Barramundi bersama-sama hampir setiap minggu di sekitar Teluk Jakarta. Di lokasi mancing, kebanyakan pemancing Barramundi sering acuh tak acuh dan tidak saling kenal satu sama lain. Maka dari itu kami merasa prihatin dan kemudian berinisiatif membentuk wadah komunitas dengan tujuan menjalin ikatan kebersamaan hingga akhirnya pemancing- pemancing Barramundi di Teluk Jakarta bisa berbagi pengalaman seperti tehnik mancing, spot, serta pengetahuan lainnya. BTJ dibentuk pada 23 Mei 2014 dan pada 23 Mei lalu baru saja mengadakan hari jadi yang pertama dengan mengadakan Fun Fishing bersama para anggota di Teluk Jakarta.

Ada berapa anggotanya hingga saat ini dan apa syarat untuk bisa bergabung?
Sama dengan komunitas pada umumnya, BTJ dibentuk berawal dari kegiatannya di sosial media dengan membuat fanpage. Sudah sekitar 818 akun pemancing bergabung di fanpage Barramundi Teluk Jakarta. Memancing di Teluk Jakarta ini sudah menjadi rutinitas yang sejak lama dilakoni oleh para pemancing konvensional secara turun-temurun, maka sebenarnya anggota yang lebih aktif adalah mereka-mereka yang tinggal di sekitaran Teluk Jakarta. Setiap pemancing yang ingin bergabung dengan BTJ, tentu harus memiliki ketertarikan terhadap Barramundi. Kami selaku pengurus grup ini menjaga tradisi yang kuat terhadap ciri khas BTJ dengan menyeleksi setiap akun facebook yang ingin masuk fanpage. Apakah pemilik akun facebook itu pernah mancing Barramundi atau tidak. Bagi yang belum pernah, minimal harus memiliki kecenderungan kesana. Kami juga melarang anggota mengunggah foto ikan selain Barramundi karena dikhawatirkan akan menghilangkan identitas BTJ sebagai pecinta Barramundi.

Keuntungan apa yang didapat bila bergabung dengan komunitas ini?
Secara material keuntungannya memang tidak ada karena BTJ bukanlah komunitas profit. Namun ikatan persaudaraan yang kental antar pemancing Barramundi secara otomatis akan dirasakan oleh para anggota. Prinsipnya, komunitas ini dibuat untuk menjadi suatu wadah bertukar pengalaman serta diskusi antar anggota seputar informasi Barramundi seperti tehnik apa yang tepat, bagaimana membaca kondisi spot, hingga saling tukar informasi lokasi mancing yang berpotensi.

Apa kegiatan rutin yang dilakukan komunitas ini agar tetap eksis?
BTJ tidak memiliki jadwal kegiatan mancing. Para anggota biasanya langsung bertemu di lokasi mancing setelah mematangkan rencana melalui percakapan di sosial media. Lantaran mancing Barramundi tidak memerlukan persiapan khusus seperti mancing di tengah laut pada umumnya. Tak lupa, foto-foto hasil pancingqan selalu di unggah ke fanpage BTJ sebagai report akitivitas mancing.

Foto-foto kegiatan komunitas Barramundi Teluk Jakarta (BTJ)

Apa keistimewaan yang membuat sebagian orang menjadi ketagihan untuk mancing Barramundi?
Barramundi itu ikan yang unik. Ketika memancing Barramundi, jangan harap bisa langsung berhasil, butuh usaha ekstra dari pemancingnya. Barramundi itu seolah memiliki wibawa tersendiri. Dia memiliki kekuatan yang tidak bisa ditebak bobotnya kala umpan kita disambar, besar kecilnya baru bisa dirasakan sewaktu fight. Berbeda dengan ikan yang lain, umpan yang dimakan Barramundi harus diulur terlebih dahulu agar benar-benar dimakan, baru kemudian di tarik, pemilihan waktunya harus tepat. Kondisi spot Barramundi terdapat banyak bebatuan dan bambu-bambu yang merupakan habitat kerang laut, sangat rawan terhadap benang pancing. Satu malam bisa mendapat satu sambaran saja, tergolong sebuah keberuntungan. Mungkin itu yang membuat pemancing penasaran dan terus memburu Barramundi.

Perlengkapan memancing seperti apa yang dibutuhkan untuk memancing Barramundi?
Tidak ada piranti khusus, namun dengan keadaan di spot dan informasi dari beberapa pemancing yang sudah lama memancing Barramundi membuat temanteman di Jakarta serempak dalam memilih piranti. Misalnya, benang 20-30 lbs, lebih besar bukan berarti tidak bisa namun sedikit menyulitkan lemparan serta membatasi pergerakan livebait. Untuk jorannya tergantung spot, bila mancing landbase gunakan joran yang panjang agar bisa jauh melewati garis pantai ketika melempar umpan. Bila mancing di atas kapal, bisa menggunakan joran casting. Pemberat seperti timah daun juga biasa digunakan agar umpan mengambang di dalam air.

Bagaimana potensi Barramundi yang ada di teluk Jakarta?
Barramundi merupakan ikan air payau, tidak terlalu menyukai air asin dan tawar, muara adalah habitat utamanya. Di sepanjang pesisir Teluk Jakarta terdapat banyak muara dan hampir semuanya berpotensi. Tinggal bagaimana kita bisa atau tidak mencari spot yang sekiranya menjadi habitat Barramundi seperti daerah bebatuan, tonggak-tonggak, jembatan serta pelabuhan. Karena Barramundi biasa mencari makan di lokasi tersebut yang banyak ditumbuhi kerang-kerang pesisir pantai. Selain itu Barramundi gemar menggesek-gesek tubuhnya ke bebatuan tersebut. Ikan ini meski tergolong ikan predator, namun sangat selektif terhadap santapannya.

Seberapa besar kerusakan habitat Barramundi di laut teluk Jakarta saat ini?
Ikan ini banyak ditemukan di sepanjang pantura dan bisa dipancing pada siang hari. Berbeda dengan di Jakarta, bila memancing pada siang hari, airnya surut, banyak sampah dan baunya tidak sedap. Akibatnya livebait yang digunakan akan mati oleh air yang kotor dan Barramundi menjauhi spot. Kondisi tersebut otomatis membuat pemancing Barramundi di Jakarta memancing pada malam hari.

Langkah apa yang sudah dilakukan sehubungan dengan konservasi Barramundi?
Kedepannya kegiatan seperti penanaman rumpon sudah masuk dalam rencana kegiatan BTJ, tinggal menunggu waktu yang tepat untuk pelaksanaan. Selain itu, kondisi pesisir Jakarta yang keruh tercemar menjadi masalah yang kompleks, dibutuhkan peran serta banyak pihak untuk meminimalisir pencemaran di semua muara Teluk Jakarta. Limbah yang dibawa oleh sungai-sungai di ibukota mencemarkan muara. Kami belum bisa berbuat banyak dalam menangani masalah tersebut,namun kami menekankan kepada para anggota BTJ untuk tidak ikut mengotori lokasi mancing dengan membuang sampah sembarangan, lebih baik dibakar saja.

Bagaimana cara meyakinkan orang bahwa Teluk Jakarta masih punya potensi ikan yang besar termasuk Barramundi?
Kami masih terus mensosialisasikan kepada rekan-rekan pemancing bahwa masih ada ikan dengan bobot besar di perairan Jakarta, caranya tidak lain memposting hasil trip ke fanpage. Ketika Barramundi dengan bobot besar berhasil didapat kemudian diunggah, ada saja yang tidak yakin, “Apa iya masih ada ikan dengan bobot seperti itu di Jakarta?” Kami membuktikannya sendiri. Potensi ikan di Jakarta masih besar.

Apa harapan kedepannya untuk komunitas ini?
BTJ merupakan komunitas non profit yang tujuannya hanya untuk mendapatkan kesenangan. Beberapa pengurus serta admin rela berkorban waktu serta materil demi terlaksananya kegiatankegiatan BTJ.
Kami semua memiliki harapan bagi komunitas ini, pemancing yang tersisihkan dengan sebutan ‘pemancing pinggiran’ ini memilih tetap bangga atas tradisi memancing yang kami jalani hingga nanti dan seterusnya. Para pemancing muda umumnya kurang respect terhadap Barramundi lantaran tidak sabar menunggu sambaran dan fight. Ikan ini memang sulit ditaklukkan, namun bila berhasil menaklukkan Barramundi maka itu sebuah pencapaian yang luar biasa. –RPS